Sabtu, 16 Nov 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Hotspot Karhutla Bertambah Banyak, Asap Pekat Kepung 3 Wilayah di Riau

Hotspot Karhutla Bertambah Banyak, Asap Pekat Kepung 3 Wilayah di Riau

admin Jumat, 23 Agustus 2019 20:46 WIB
Ilustrasi
Pekanbaru (SIB) -Jumlah hotspot akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kamis (22/8) bertambah banyak. Tiga wilayah di Riau dikepung asap pekat.

Asap pekat sejak kemarin pagi, tetap menyelimuti sejumlah wilayah di Riau. Bau asap menyengat di pagi hari imbas Karhutla yang belum bisa teratasi Pemprov Riau.

"Kemarin sampai pagi ini asap semakin pekat. Di SD, anak saya pagi hari tidak senam seperti biasa setiap akan masuk kelas.
Ditiadakan, karena asap. Anak-anak dilarang beraktivitas di luar ruangan," kata Rosmiani (36), warga Jaln Putri Tujuh, Kecamatan Tampan Pekanbaru.

Rilis BMKG Pekanbaru menunjukkan adanya peningkatan titik panas (hotspot) Karhutla. Pada level confidence 70 persen pukul 07.00 WIB sebaran titik panas mencapai 68 lokasi.

Sumber titik panas ini ditemukan di Kabupaten Bengkalis 4, Meranti 7, Kampar 1, Kuansing 1, Pelalawan 19, Rohil 4, Inhil 24, Inhu 8.

"Pagi ini cuaca cerah berawan berpotensi hujan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian Kabupaten Kampar dan Bengkalis," kata tulis staf analisis BMKG Pekanbaru, Sanya.

Dari data tersebut, saat ini ada tiga wilayah terkepung kabut asap di Riau. Pertama Kota Pekanbaru asap pekat membuat jarak pandang hanya tembus 2 Km. Asap juga mengepung Kabupaten Pelalawan. Di wilayah ini asap Karhutla juga membuat jarak pandang hanya tembus 2 Km.

Kondisi yang sama juga terlihat di Kabupaten Inhu. Di wilayah ini BMKG Pekanbaru menyebutkan jarak pandang terbatas karena asap maksimal 3 Km.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Edwar Sanger mengatakan pihaknya di lokasi tetap melakukan pendinginan di lahan yang terbakar. "Satgas Darat melakukan upaya pendinginan di setiap titik api. Satu sisi, tim Satgas Udara melakukan water bombing dalam penanggulangan Karhutla ini," kata Edwar. (detikcom/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments