Jumat, 21 Feb 2020

Heboh Bau Durian di Sriwijaya Air

Rabu, 07 November 2018 16:45 WIB
SIB/Amir Zidane/Facebook
ANGKUT DURIAN: Pesawat Sriwijaya Air rute Bengkulu - Jakarta yang mengangkut durian diprotes penumpang yang memaksa turun dan menolak terbang, Senin (5/11) .
Jakarta (SIB)- Bau durian yang menyengat bikin heboh penerbangan Sriwijaya Air SJ 091 Bengkulu-Jakarta kemarin dan merambat ke media sosial. Begini cerita lengkapnya.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (5/11) kemarin di Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu. Informasi soal bau durian di pesawat itu lalu viral lewat unggahan penumpang bernama Amir Zidane di Facebook.

Amir menyebut aroma durian yang menyengat membuat penumpang protes kepada awak kabin hingga akhirnya penumpang turun dari pesawat. Dia menyebut sempat ada perdebatan antara penumpang dan petugas hingga akhirnya durian diturunkan dari pesawat. Setelah itu, pesawat baru diterbangkan.

Amir, yang merupakan Road Manager band Steven and The Coconut Treez ini, juga mengunggah video saat penumpang ada di luar pesawat dan menunggu durian itu dikeluarkan. Dia kemudian menunjukkan bagasi yang akhirnya kosong dari durian.

Pihak Sriwijaya Air lalu buka suara. Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group, Retri Maya menyebut pengangkutan durian ke bagasi pesawat itu tidak menyalahi aturan. Dia menyebut pengemasannya juga sudah sesuai SOP.

"Mengangkut durian dalam penerbangan itu merupakan hal yang biasa dilakukan oleh setiap maskapai sejauh dikemas dengan baik dan masuk ke dalam cargo sesuai dengan SOP," kata Retri Maya dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (6/11).

Maya memastikan faktor keselamatan penerbangan tetap diperhatikan. "Sesuai arahan dan kebijakan perusahaan, Sriwijaya Air tidak akan menerbangkan pesawat, apabila pesawat tersebut tidak layak dan membahayakan seluruh penumpang dan crew," ungkap Maya.

Setelah diturunkan, durian yang diprotes itu akhirnya dibawa menggunakan maskapai lain. Di unggahannya, Amir menyebut petugas sempat mengatakan durian yang dibawa seberat 3 ton. Maya membantahnya.

"Perlu diketahui bahwa kurang lebih 3 ton adalah jumlah total berat bagasi dan cargo dimana di dalamnya ada durian tersebut," ungkapnya.

Simpang siur soal berat durian di pesawat akhirnya dijawab Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu, Anies Wardhana. Dia menyebut pengemasan durian itu juga sudah sesuai prosedur.

"Sriwijaya Air membawa durian di penerbangan SJ 091 dengan berat total 2,025 ton yang telah dikemas dengan khusus," kata Anies seperti ditayangkan CNN Indonesia, Selasa (6/11).

Anies mengatakan durian tidak masuk dalam kategori barang yang tak boleh diangkut. Dengan demikian, buah tersebut boleh masuk kargo pesawat.
"Tapi karena punya aroma yang keras, jadi perlu pengemasan dalam pengangkutannya yang khusus," ungkapnya. (detikcom/d)

T#gs
Berita Terkait
    Komentar
    Komentar
    Silakan Login untuk memberikan komentar.
    FB Comments