Selasa, 22 Okt 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Eks Sekjen Kemenlu Akui Bertanggung Jawab Korupsi Dana Sidang Internasional

Eks Sekjen Kemenlu Akui Bertanggung Jawab Korupsi Dana Sidang Internasional

Kamis, 09 Januari 2014 09:35 WIB
Jakarta (SIB)- Mantan Sekjen Kemenlu, Sudjadnan Parnohadingrat mengakui dirinya sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas kasus korupsi pengelolaan dana sidang internasional Deplu. Sudjadnan mengakui dirinya memberikan perintah yang salah kepada jajarannya sehingga terjadi penggelembungan dana.

"Kalau segi administrasi, saya paling bertanggung jawab. Saya harus tegak kepala, artinya ada kesalahan perintah saya," kata Sudjadnan di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (8/1). Sudjanan yang kemarin diperpanjang masa penahanannya itu mengungkapkan jika memang ada penggelembungan dana. Namun dia berkukuh tidak ada sedikit pun dana sidang yang masuk ke kantong pribadinya.

"Dengan kesalahan saya itu, telah terjadi 17 kali konferensi internasional. Di antara 17 kali itu, ada 2 konferensi yang menghasilkan duit untuk negara itu sumbangan asing, jumlahnya nggak tanggung-tanggung, USD 4,2 miliar," jelasnya.

Mantan Sekjen Kemenlu itu kemudian menjelaskan, saat itu memang dia ditugasi langsung oleh wakil presiden Jusuf Kalla untuk menjadi ketua panitia konferensi tentang tsunami. Saat itu pemerintah sedang menggalang dana kemanusiaan untuk menangani korban tsunami Aceh 2004.

"Pak JK tahu hasil konferensinya. Karena saya diminta beliau mencarikan duit untuk negara ini Rp 43 triliun. Disuruh menyelenggarakan konferensi mengenai tsunami, saya ini ketua panitia," pungkasnya. (detikcom/h)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments