Rabu, 20 Nov 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Demo Dukung "Bikin Macho Waria", Massa Bakar Boneka Hello Kitty

Demo Dukung "Bikin Macho Waria", Massa Bakar Boneka Hello Kitty

* Kapolres AKBP Untung Sengaji Diperiksa Propam Polda Ach
Minggu, 04 Februari 2018 20:04 WIB
Banda Aceh (SIB)- Massa yang tergabung dalam berbagai ormas di Aceh menggelar aksi bela syariat Islam dan mendukung tindakan pembinaan terhadap waria. Di akhir aksi, massa sempat membakar sebuah boneka Hello Kitty bertuliskan "LGBT".

Pantauan wartawan, boneka Hello Kitty warna pink dan kepala putih itu diletakkan di atas jalan dan dikerumuni massa. Pada tubuh boneka terdapat kata 'LGBT' yang ditulis menggunakan cat warna hitam. Selain itu, di samping boneka diletakkan secarik kertas bertuliskan 'bakar LGBT'.

Hadir dalam aksi bakar-bakar ini anggota DPR RI asal Aceh Nasir Jamil dan sejumlah tokoh lainnya. Aksi ini digelar di depan Masjid Baiturrahman Banda Aceh, Aceh, Jumat (2/2). Boneka tersebut tiba-tiba disirami minyak dan kemudian dibakar.

Asap hitam membumbung tinggi. Massa mengelilingi boneka yang dibakar dan beberapa di antaranya berorasi. Massa juga membawa spanduk di antaranya bertuliskan "LBGT is not Aceh Local Wisdom".

"Ini Aceh Tanah Rencong, bukan Tanah Bencong," teriak seorang peserta aksi.

Aksi yang diikuti massa dari 147 ormas dan LSM di Aceh ini sempat dihadiri Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Ketua DPR Aceh Muharuddin. Irwandi sempat berorasi beberapa menit di atas mobil bak terbuka.

"Kita tidak membenci orang-orang lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Tapi yang kita benci adalah perilaku mereka," kata Irwandi dalam orasinya.
Selain itu, Irwandi juga mendukung langkah pembinaan yang dilakukan Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji. Usai mengamankan 12 waria, polisi membina mereka agar kembali menjadi lelaki macho.

"Kita tidak bisa menyalahkan apa yang sudah dilakukan Pak Untung. Saya yang bawa dia kemari (ke Aceh)," jelas Irwandi.

Diperiksa Propam
Sementara itu, Kapolres Aceh Utara, AKBP Untung Sangaji mengatakan dirinya telah diperiksa Propam Polda Aceh. Pemeriksaan dilakukan soal penertiban 12 waria yang diamankan beberapa waktu lalu.

"Benar, saya sudah diperiksa oleh pihak Polda. Tindakan mereka sudah betul, memang harus seperti itu. Tidak boleh disalahkan. Itu sudah betul supaya ada pembanding antara tindakan kami dengan informasi yang beredar di luar sana," kata Untung Sangaji saat ditemui di kantornya.

Untung mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan oleh Polda Aceh untuk memeriksa kebenaran terkait isu yang berkembang.

"Saya rasa itu sudah betul yang dilakukan. Agar mereka mengetahui kejadian sebenarnya di lapangan. Tidak ada penyiksaan, hanya memang gunting rambut ada. Kan itu supaya banci-banci itu lebih bagus dan biar tampilannya seperti laki-laki semestinya," sebut Untung.

Terkait soal penertiban waria, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Misbahul Munauwar, mengatakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Aceh untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

"Sekarang Polda sudah kirim tim ke sana. Itu perintah Kapolri ke Kapolda agar ditindaklanjuti yang terkait dengan foto-foto itu dicukur segala macam itu, dibuka bajunya. Itu kalau betul dilakukan oleh oknum, kan oknum itu manusianya itu siapa itu. Kan gak bisa kita bilang oh Pak Untung (Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji), oh anggota siapa. Kan belum tahu kita yang lakukan siapa kan," kata Misbahul.  (detikcom/d)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments