Rabu, 13 Nov 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Banjir Jakarta, JK: Masak Tiap Tahun Urusi Perahu Karet dan Sembako

Banjir Jakarta, JK: Masak Tiap Tahun Urusi Perahu Karet dan Sembako

Senin, 20 Januari 2014 12:37 WIB
SIB/Antara
BANJIR MELANDA KARAWANG: Warga korban banjir berada di rumahnya di wilayah Gempol, Tanjungpura, Karawang Barat, Jabar, Minggu (19/1). Puluhan ribu rumah yang tersebar di 18 kecamatan sekitar Karawang terendam banjir, selain akibat tingginya curah hujan se
Jakarta (SIB)- Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menyebut harus ada solusi jangka panjang terkait banjir Jakarta. Sangat ganjil jika tiap tahun Jakarta hanya terus berkutat pada perahu karet dan sembako.

"Masak tiap tahun mau seperti ini terus kasih bantuan perahu karet dan sembako," ujar Jusuf Kalla di kantor PMI Pusat, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (19/1).

JK menyarankan kepada pemerintah DKI Jakarta agar semua selokan dan tepian sungai dibersihkan. Termasuk pembangun rumah susun.

"Tadi lihat saja saat ikut pantauan dengan helikopter. Terlihat semuanya atap rumah tidak ada daerah resapan," ucapnya.

Mantan wapres 2004-2009 ini memberikan tips kepada pimpinan Jakarta. Caranya dengan memulai proyek pembangunan di musim penghujan.

"Dulu pembangunan BKT saya mulai musim hujan. Tidak ada yang tidak setuju. Jadi harus mulai sekarang," terangnya.

"Seperti bandara dulu macet saat hujan. Sekarang kita buat jalan layang di tepinya mana ada macet kayak dulu. Macet biasa itu wajar tapi tidak kayak dulu sampai berhenti," imbuhnya.

Sekali lagi meminta pemerintah DKI Jakarta harus memulai proyek pembersihan sungai, pembangunan rusun mulai dari sekarang.

"Makin lambat makin menderita masyarakat," ujarnya.

Terkait rumah susun, JK menilai Jakarta perlu membangun 100 rumah susun. Dirinya memperkirakan pembangunan itu akan memakan biaya sekitar Rp 7 triliun. "Dan kita butuh 1.000 taman," tegas JK. (detikcom/h)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments