Senin, 01 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Anggota PMI Makassar Meninggal Saat Semprot Disinfektan dalam Gedung

Anggota PMI Makassar Meninggal Saat Semprot Disinfektan dalam Gedung

Selasa, 24 Maret 2020 12:04 WIB
Ari Saputra/detikcom)

Ilustrasi garis polisi 

Makassar (SIB)
Anggota PMI Makassar, Multasan meninggal dunia saat melakukan penyemprotan disinfektan di salah satu gedung di Jalan AP Makassar. Multasan diketahui bersama rekan-rekannya menyemprot disinfektan untuk mencegah penyebaran virus Corona COVID-19.

"Kami dapat infonya kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Multasan sempat dibawa ke RS Grestelina tapi sayang nyawanya tidak tertolong," ujar Ketua PMI Makassar, Syamsu Rizal yang dikonfirmasi, Senin (23/3).

Kecelakaan yang dimaksud adalah korban terjepit di lift. Korban kemudian dievakuasi ke RS Grestelina Makassar.
Syamsu Rizal menyebutkan jenazah korban sempat disemayamkan di Markas PMI Daerah Sulsel untuk diberi penghormatan oleh Ketua PMI Sulsel Adnan Purichta Ichsan. Setelah itu, jenazahnya diantar ke kampung halamannya di Kabupaten Bulukumba.

"Almarhum adalah sosok pejuang yang mendedikasikan dirinya untuk kemanusiaan, kami sangat berduka dan merasa kehilangan atas kepergiannya," pungkas Rizal.

Sementara itu, dari laman Facebook-nya, beberapa temannya mengirim ucapan duka cita pada almarhum. Beberapa di antaranya junior almarhum di Palang Merah Remaja (PMR) Universitas Indonesia Timur.

Buat Bilik Disinfektan
Sementara itu, Rutan Kelas I Makassar membuat bilik sterilisasi untuk mencegah penyebaran virus Corona. Seluruh petugas, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan masyarakat akan disterilisasi di bilik tersebut sebelum masuk ke area rutan.

"Targetnya untuk semua yang memasuki area Rutan Makassar wajib menggunakan bilik sterilisasi. Hari ini sudah kita uji coba kepada pegawai, tahanan baru, WBP yang baru kembali dari sidang, serta masyarakat yang melakukan penitipan barang," kata Kepala Rutan Kelas I Makassar Sulistyadi kepada wartawan, Senin.

Sulistyadi menjelaskan bilik tersebut akan menyemprotkan cairan disinfektan. Cairan disinfektan tersebut nantinya akan berbentuk uap.

"Jadi bilik ini akan menyemprotkan cairan disinfektan dalam bentuk uap dengan menggunakan peralatan yang sudah kita pasang di dalam, sehingga lebih praktis digunakan," jelasnya.

Sulistyadi menjelaskan pihaknya akan memperketat aturan masuk ke rutan. Nantinya, sebut dia, setiap orang yang masuk ke rutan harus disterilisasi di bilik tersebut dan sejumlah prosedur lainnya, seperti pengecekan suhu tubuh.

"Teknisnya ke depan semuanya wajib mengikuti prosedur yang sudah ditentukan rutan, mulai dari penggunaan bilik sterilisasi, pengecekan suhu tubuh serta mencuci tangan sebelum memasuki area rutan."

Petugas Rutan Kelas I Makassar, Ahmad Rifai memastikan cairan disinfektan yang akan digunakan dibuat sesuai anjuran Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). "Standard pembuatannya sesuai dengan anjuran BPOM selama ini. Jadi aman dan efektif untuk digunakan," ujar Ahmad. (detikcom/q)
T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments