Rabu, 23 Okt 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Anggota DPR Protes Tak Dilibatkan Pemerintah dalam Kunjungan MSG ke Papua

Anggota DPR Protes Tak Dilibatkan Pemerintah dalam Kunjungan MSG ke Papua

Senin, 13 Januari 2014 15:27 WIB
SIB/Int
Ilustrasi
Jakarta (SIB)- Delegasi persatuan negara-negara Melanesia atau Melanesia Spearhead Group (MSG), akan berkunjung ke Papua untuk melihat lebih dekat isu-isu tentang pelanggaran HAM di wilayah Papua yang diduga dilakukan oleh Indonesia. Komisi I DPR yang membidangi hubungan luar negeri protes tak dilibatkan pemerintah dalam kunjungan MSG ini.

"Ada delegasi resmi MSG meninjau ke Papua dalam kaitannya dengan HAM mengapa Komisi I tidak dilibatkan?" kata anggota Komisi I Yorrys Raweyai, Minggu (12/1).

Yorrys mengaku telah menghubungi Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq dan Wakil Ketua Komisi I Agus Gumiwang Kartasasmita mengenai kunjungan MSG ini. Menurut Yorrys, kedua pimpinan Komisi I ini tak ada yang diberitahu pihak pemerintah. Informasi yang diterimanya, delegasi MSG dan pemerintah Indonesia akan berangkat ke Papua malam ini.

"Padahal kita ada Kaukus Papua, ada tim Pemantau Papua, kenapa pemerintah tidak melibatkan Komisi I? Kita akan persoalkan ini!" ujar legislator asal Papua ini.

Politikus Golkar ini mengatakan kunjungan ini perlu dikawal karena menyangkut pelanggaran-pelanggaran HAM yang terjadi di tanah Papua. MSG sebagai wadah pendorong kemajuan daerah-daerah Melanesia perlu mendapat gambaran utuh mengenai kondisi Papua. "Ada apa ini kita tidak dilibatkan," tukasnya.

Dikutip dari situs Kementerian Luar Negeri, Melanesian Spearhead Group (MSG) dibentuk berdasarkan “Agreed Principles of Cooperation Among Independent States of Melanesia” yang ditandatangani di Port Vila pada 14 Maret 1988. MSG beranggotakan Fiji, Front de liberation nationale kanak et socialiste (FLNKS) Kaledonia Baru, Papua Nugini, Solomon Islands dan Vanuatu.

Pada KTT MSG ke-18 di Fiji, Indonesia untuk pertama kalinya diterima sebagai Observer. Dengan menjadi observer dalam MSG, Indonesia akan dapat bekerja sama lebih erat dan memberikan kontribusinya kepada negara-negara anggota MSG. (detikcom/q)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments