Minggu, 20 Sep 2020
  • Home
  • Dalam Negeri
  • 2 Pendaki Hilang Asal Jambi Ditemukan Tewas Dekat Kawah Gunung Dempo

2 Pendaki Hilang Asal Jambi Ditemukan Tewas Dekat Kawah Gunung Dempo

redaksi Selasa, 05 November 2019 14:21 WIB
inews.id
Ilustrasi
Palembang (SIB)
Dua mayat pria ditemukan tergeletak dekat kawah Gunung Dempo, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Dua mayat itu dipastikan pendaki asal Jambi yang hilang Oktober lalu.

Informasi diterima, mayat dua pria itu ditemukan Wanadri pada Minggu (3/11). Mayat ditemukan di dekat kawah lereng arah timur dekat bibir kawah yang memiliki kedalaman lebih 300 meter.

Tim Wanadri, mencurigai jika ada benda tmmencurigakan warna biru muda tepat di lereng kawah Merapi-Dempo. Sehingga benda itu menjadi perhatian tim di lokasi pencarian.

Koordinator Wanadri, Fandi mengatakan tim pencarian pendaki yang hilang dapat menemukan sosok mayat tergeletak di kawasan lereng. Tim pun langsung coba mengamati dengan detail.

"Benar, tim Wanadri, Indra dan Wahyudi yang melaporkan mereka menemukan mayat kedalaman 300 meter. Lokasinya tepat di bibir kawah Gunung Api Dempo," kata Fandi.

Mayat itu, lanjut Fandi, mulanya terlihat seperti plastik warna biru. Namun saat dilihat menggunakan teropong, terlihat jelaslah jika benda itu ternyata sesosok mayat manusia.

Selain itu, saat tim akan mengevakuasi korban ditemukan lagi mayat kedua tak jauh dari titik awal. Mayat ditemukan di lokasi dalam kondisi memprihatinkan.

"Saat tim gabungan Wanadri, Tagana, dan Forpa Besemah akan melakukan evakuasi terhadap temuan mayat di lereng Kawah Gunung Api Dempo, tim kembali menemukan mayat kedua," katanya.

Sementara Humas Basarnas Palembang, Taufan menyebut kedua mayat itu sudah teridentifikasi. Keduanya adalah M Fikhri Sahdilah (19) dan Jumadi (26).

"Identitas sudah teridentifikasi, memang keduanya korban asal Jambi yang hilang pertengahan Oktober lalu. Kedua korban sudah dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga," kata Taufan. (detikcom/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments