Rabu, 24 Jul 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • 1 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKSB Saat Amankan Pembangunan Trans Papua

1 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKSB Saat Amankan Pembangunan Trans Papua

admin Selasa, 14 Mei 2019 17:40 WIB
Ilustrasi
Jakarta (SIB) -Personel TNI yang sedang melakukan pengamanan terkait pembangunan jembatan Trans Papua di Nduga diserang Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB). Akibat penyerangan itu, satu orang anggota TNI dinyatakan meninggal dunia.

"Satu orang anggota TNI a.n Pratu Kasnum mengalami luka tembak di bagian punggung, pada saat proses evakuasi menggunakan pesawat Helly Bell ke Timika korban dinyatakan gugur pada pukul 13.00 saat dalam perjalanan menuju ke RS. Chiritas Timika, dan rencana besok akan diterbangkan ke rumah duka di Aceh Selatan," kata Kapendam Cendrawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi kepada wartawan, Senin (13/5).

Insiden penyerangan itu bermula saat 12 orang prajurit TNI sedang melakukan patroli pengamanan terkait proses pembangunan Trans Papua sekitar pukul 11.15 Wit siang kemarin. Namun tiba-tiba para personel TNI itu diserang oleh KKSB pimpinan Egianus Kogoya.

"Saat tim patroli TNI berada di sekitar Lapangan Terbang (Lapter) distrik Mugi Kabupaten Nduga, secara mendadak mendapatkan serangan dari arah ketinggian oleh pihak KKSB yang berhasil diidentifikasi dari kelompok pimpinan Egianus Kogoya," ujar Aidi.
Para personel TNI kemudian mencari tempat perlindungan dan melakukan tembakan balasan. Selain itu, sisa pasukan TNI yang berada di pos Mugi dipimpin Letda Inf Fajar segera bergerak memberikan bantuan.

"Situasi akhirnya berhasil dikuasai, KKSB yang diperkirakan berkekuatan sekitar 20 orang bersenjata campuran berhasil di pukul mundur dan mereka melarikan diri ke arah hutan. Pasukan TNI melanjutkan pengejaran ke arah pelarian KKSB namun hanya ditemukan beberapa bercak darah yang menunjukkan bahwa di antara mereka ada yang tertembak. Hingga laporan ini diterima sekitar pukul 16.00 WIT masih terdengar suara tembakan namun belum didapatkan laporan lebih lanjut," tutur Aidi. (detikcom/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments