Jumat, 23 Agu 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Pemilihan Presiden Satu Putaran, Kuncinya di ARB – Prabowo - SBY

Hemat Triliunan Rupiah

Pemilihan Presiden Satu Putaran, Kuncinya di ARB – Prabowo - SBY

Sabtu, 03 Mei 2014 19:26 WIB
Bandung (SIB)- Thomas Sitepu mengharapkan, Pemilihan Presiden (Pilpres) periode ini cukup sekali saja yakni tanggal 9 Juli 2014. Tidak perlu dua kali menghambur-hamburkan anggaran negara. Kalau bisa mengapa tidak, triliunan rupiah uang negara bisa dihemat, kan bisa  digunakan memperbaiki sekolah-sekolah  yang rusak, ujarnya.

Kepada SIB di Bandung Kamis (1/5), politisi senior Thomas Sitepu yang 10 tahun anggota DPRD Jabar dari Golkar, menyatakan, Pilpres kali ini cukup satu putaran untuk memenangkan Joko Widodo. Tanpa bermaksud meremehkan tokoh-tokoh yang lain dan  partai yang lain, kuncinya ada di 3 (tiga) tokoh nasional yakni Abu Rizal Bakrie – Prabowo Subianto – Susilo Bambang Yudhoyono.

Disebutkan, apabila ditempuh Golkar berkoalisi  PDI-P dengan memasangkan Jend Purn. Luhut Binsar Panjaitan MPh ke Jokowi, atau  Gerindra berkoalisi PDI-P dengan memasangkan Ahok (Tjahaya Purnama) dengan Jokowi, atau  Demokrat berkoalisi dengan PDI-P dengan mencalonkan Jokowi – Prof Mahfud MD menjadi Capres dan Cawapres. Yang mana saja di antara tiga alternatif itu, yakin Pilpres kali ini cukup satu putaran, tandasnya.

Dia meminta agar para pihak jangan berbasa–basi, kalau benar demi kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan partai atau golongan,  harus dipikirkan bagaimana agar Pilpres satu putaran saja. “Pilpres kalau dua putaran, selain menghambur-hamburkan uang triliunan rupiah juga mengorbankan energi yang besar”,  tambahnya.

Menurut dia, Jusuf Kalla (JK) sudah pernah menjadi Wakil Presiden 2004- 2009, dan sudah senior, ya sudah lah. Kita sekarang mencari pemimpin yang bebas KKN. Jend Purn. Luhut Binsar Panjaitan MPh terbebas dari nepotisme. Silahkan ditelusuri rekam-jejaknya mulai menjabat  Komandan Korem, Komandan Pussenif, Komandan Kodiklat, pernah duta besar, pernah menteri, apa ada membawa-bawa saudara atau koleha? Dijawab sendiri, Tidak ada.

 Dan lagi dia bisa dianggap mewakili Sumatera dan juga  mewakili minoritas di Indonesia. Yang terpenting lagi, dari pengalaman dia, beliau kompeten menjadi RI-2”, ujar Thomas Sitepu meyakinkan. (G3/ r)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments