Jumat, 17 Jan 2020

Mengenang Wafatnya Jenderal Besar Soeharto 6 Tahun Silam

*Tak Hanya Caleg, Capres Pun Sowan ke Makam Soeharto
Selasa, 28 Januari 2014 17:34 WIB
SIB/Int
Presiden kedua Indonesia, HM Soeharto
Jakarta (SIB)- Presiden kedua Indonesia, HM Soeharto wafat enam tahun silam tepatnya pada 27 Januari 2008. Kepergian mantan orang nomor satu yang berkuasa selama 32 tahun ini menjadi sorotan nasional maupun internasional.

Soeharto sebelumnya diberitakan kondisinya sangat-sangat kritis karena seluruh organnya sudah tidak berfungsi. Penguasa Orde Baru yang akrab disapa Pak Harto ini menghembuskan nafas terakhir pukul 13.10 WIB. Tim Dokter Kepresidenan menyatakan mantan Presiden meninggal dengan tenang.

"Semoga arwah beliau diterima di sisi Allah SWT dan diampuni segala kesalahannya," kata Ketua Tim Dokter Kepresidenan dr Mardjo Soebaiandono, di RSPP, Jalan Kiai Maja, Jakarta, Minggu (27/1).

Putri pertama mantan Pak Harto, Siti Hardiyanti Rukmana alias Tutut meminta semua kesalahan ayahnya dimaafkan. Ia mengharapkan agar ayahnya diampuni dan diterima Allah SWT.

Tutut yang didampingi Titik dan Sigit juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendoakan dan menjenguk ayahnya di RSPP. Ia juga memohon maaf dan minta dimaklumi bila Soeharto tidak bisa ditemui semua orang yang menjenguknya.

"Kami mohon maaf bila dalam sakitnya, tidak semua orang dapat menemui bapak dan kami tidak dapat melayani dengan baik," kata Tutut.

Upacara pemakaman digelar di Kuncup Argosari, ruang utama pemakaman Astana Giribangun, Jawa Tengah. Sekitar pukul 12.00 WIB, upacara pemakaman Pak Harto dimulai. Presiden SBY bertindak sebagai inspektur upacara (irup). Sementara jenazah Pak Harto dikelilingi oleh Kapolri, Panglima TNI dan para kepala staf. Upacara dihadiri oleh para keluarga Cendana, kerabat kraton, pejabat negara, dan para undangan.

Biodata almarhum Pak Harto dibacakan oleh Sekretaris Militer Mayjen Bambang Sutedjo. Dalam biodata itu, dibacakan penghargaan-penghargaan yang didapat jenderal besar itu.

Capres Pun Sowan ke Makam Soeharto

Menjelang Pemilu 2014 banyak caleg sowan ke makam Presiden RI kedua, Soeharto. Namun ternyata tak hanya caleg yang sowan ke makam Pak Harto, tapi juga capres.

Salah satu capres yang akan sowan ke makam Pak Harto adalah peserta konvensi capres PD, Ketua DPD RI Irman Gusman. Irman Gusman bersama anggota DPD RI akan road show ke Kota Solo, Jawa Tengah pada tanggal 28 sampai dengan 30 Januari 2014.

Selama di Solo, Irman akan mengunjungi makam Presiden RI kedua Soeharto di Astana Giribangun. Kebetulan pada 27 Januari 2014 adalah tepat 6 tahun lamanya Soeharto meninggal dunia. Umumnya para peziarah akan memadati Astana Giribangun.

Selama di Kota Solo, sejumlah agenda utama juga sudah disiapkan Irman Gusman dan rombongan. Hari pertama road show, Irman Gusman akan berkunjung ke PT. Sri Rejeki Isman (Sritex), pabrik tekstil terbesar di Sukoharjo, Jawa Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Irman Gusman akan melihat sejauh mana perkembangan tekstil yang ada di Indonesia.

Selanjutnya, Irman Gusman dan rombongan akan mengunjungi para petani tradisional yang tengah belajar di Sekolah Tani Karanganyar. Pertemuan dengan para petani tradisional tersebut akan menjadi ajang silaturahmi sekaligus menampung aspirasi dari para petani.

Hari kedua roadshow, Ketua DPD RI itu dijadwalkan akan mengunjungi Pesantren Al Muayad Mangkuyudan, Laweyan dan Kampung Batik Laweyan. Irman juga akan berkunjung ke Pasar Klewer. Disana, Irman Gusman akan berdialog dengan para pedagang.

Dalam kunjungannya ke Solo, Irman Gusman juga akan menghadiri Deklarasi/Pencanangan Gerakan Nasional Ayo Kembali ke Pasar Tradisional yang diselenggarakan oleh Ikatan Pedagang Pasar Indonesia.

Hari terakhir Roadshow di Solo, Irman Gusman akan menjadi pembicara pada acara Konvensi Kampus X dan Temu Tahunan XVI yang diselenggarakan Forum Rektor Indonesia 2014 di Universitas Negeri Sebelas Maret. (detikcom/h/r)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments