Kamis, 27 Feb 2020
Banner Menu
Detail Utama 1
  • Home
  • Dalam Negeri
  • Fani Gantung Diri Usai Bakar Rumah, 8 Rumah Tetangga Ikut Hangus

Fani Gantung Diri Usai Bakar Rumah, 8 Rumah Tetangga Ikut Hangus

Senin, 03 Maret 2014 22:32 WIB
Manado (SIB)- Fani Panekenan (33), nekat gantung diri di Kelurahan Kairagi Weru Lingkungan I Kecamatan Paal Dua, Manado. Sebelum bunuh diri, Fani membakar rumahnya hingga 8 rumah di sekitarnya ikut ludes terbakar.

8 rumah yang terbakar ditinggali 10 kepala keluarga. Mereka adalah keluarga Ayu-Tahulending, Tahulending-Nontah, Rajab-Tumandu, Rajab-Mandake, Sonny-Wentinusa, Simon-Takasiliwang, Margaretha-Tahulending, Dahago-Tahulending, Bukanaung-Tahulending dan keluarga Panekenan-Tahulending.

Informasi yang dihimpun detikcom, diduga Fani berbuat nekat karena rumah tangganya dengan Venny Tahulending, istrinya tidak harmonis lagi. Aksi bakar rumah itu terjadi sekitar pukul 01.00 WITA, Minggu (2/3).

Sebelumnya, orang tua Fani sempat mendatanginya untuk bicara solusi atas keretakan rumah tangga mereka. Fani direncanakan akan diceraikan.
"Mereka sering bertengkar. Bahkan sejak Desember tahun lalu," ujar Musli Gahago, tetangga korban di lokasi kebakaran.

Musli yang juga saksi mata kebakaran itu mengatakan melihat api terlihat dari rumah korban. Api lalu dengan cepat merembet ke rumah di sekitarnya yang rata-rata terbuat dari kayu dan tripleks.

"Saya sedang duduk di depan rumah saat lihat api dari situ (rumah korban). Kami bangunkan warga untuk menyelamatkan diri karena api terus membesar," terangnya.

"Ada yang coba padamkan api, ada juga yang berusaha mengeluarkan barang-barang, tapi tidak semua terselamatkan," tambah Musli.

8 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) diturunkan untuk memadamkan api. Karena tidak ada akses masuk kendaraan, membuat petugas damkar kesulitan melakukan penyemprotan air.

Mereka harus terpaksa memasukkan selang pompa ke gang dan rumah warga untuk mencapai lokasi kebakaran. Berselang 2 jam kemudian, api berhasil dijinakkan.

Korban sendiri ditemukan sudah dalam keadaan tergantung tak bernyawa, menggunakan kabel berwarna merah, yang diikatkan di loteng bangunan MCK komunal, tak jauh dari lokasi kebakaran.

Kapolsek Tikala AKP Kilion Landangkasiang mengatakan petugasnya akan melakukan penyelidikan terjadinya kebakaran. Polisi juga menyelidiki motif korban gantung diri.

"Ada dugaan dibakar, tapi kami tetap akan memintai keterangan sejumlah saksi dan korban yang rumahnya ikut terbakar," kata Kilion. (detikcom/d)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments