Kamis, 27 Feb 2020
Banner Menu
Detail Utama 1
  • Home
  • Dalam Negeri
  • 11 Orang Tewas Akibat Longsor di Jayapura, Evakuasi Terkendala Dana

11 Orang Tewas Akibat Longsor di Jayapura, Evakuasi Terkendala Dana

Selasa, 25 Februari 2014 16:59 WIB
Jayapura (SIB)- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 11 warga Jayapura meninggal dunia sebagai dampak dari bencana longsor.

BNPB mencatat longsor terjadi di tiga lokasi, yaitu Distrik Jayapura Utara, Abepura dan Distrik Jayapura Selatan.

"11 orang tewas dan dua dalam pencarian," kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (23/2/2014).

Selain korban jiwa, longsor juga berdampak pada kerugian materil. Sebanyak 15 unit rumah rusak berat, sementara 40 unit rumah rusak ringan.

Pemerintah setempat membutuhkan peralatan untuk membersihkan lumpur yang terdiri dari truk, gerobak, cangkul dan linggis.

Selain itu, pemerintah juga membutuhkan uang duka bagi korban meninggal dan bantuan untuk rumah yang hancur. "Kendala, keterbatasan dana," kata Sutopo.

Longsor terjadi karena hujan deras yang mengguyur wilayah Jayapura sejak Sabtu (22/2), pada pukul 18.30 WIT. Akibatnya, terjadi banjir bandang yang disertai material berat dan menghantam rumah penduduk.

"Banjir bandang berasal dari Sungai ATO, Sungai Anapri, dan Sungai STM," kata Sutopo.

Petugas dan relawan saat ini melakukan pembersihan lumpur di lokasi yang terkena banjir bandang guna membuka akses jalan. (detikcom/q)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments