Selasa, 12 Nov 2019
  • Home
  • Dalam Negeri
  • * Telinga Politisi Hong Kong Putus Digigit karena "Perbedaan Politik"

* Telinga Politisi Hong Kong Putus Digigit karena "Perbedaan Politik"

redaksi Selasa, 05 November 2019 15:41 WIB
news.detik.com
3 WN Tiongkok Hilang Saat Menyelam di Pulau Sangiang Banten

Serang (SIB)
Tiga warga negara Tiongkok hilang saat menyelam di Pulau Sangiang, Serang, Banten. Ketiganya diduga terbawa arus saat hendak ke permukaan.


"Iya, 3 WNA itu, WN Tiongkok. Lagi selam kemarin, kan dibagi dua tim dari 6 orang, 3 muncul 3 lagi sempet muncul tapi kebawa arus," kata Kasubsi Ops Basarnas Banten, Heru Amir saat dikonfirmasi, Senin (4/11).


Berdasarkan informasi, ketiga WNA itu berangkat dari Pantai Mabak di Merak bersama 4 orang temannya pada Minggu (3/11) pagi. Setelah sampai di Pulau Sangiang, mereka menyelam untuk menikmati keindahan bawah laut.


Mereka yang melakukan penyelaman berjumlah 6 orang dibagi dalam dua tim masing-masing 3 orang. Tim pertama berhasil muncul ke permukaan. Namun, tim kedua hilang terbawa arus meski sempat muncul juga ke permukaan.


Rombongan wisatawan dari Tiongkok itu diketahui sebagai pekerja di salah satu perusahaan asuransi di Jakarta. Empat orang yang selamat hingga saat ini masih berada di Pulau Sangiang.


"Jumlah semuanya 7 orang jadi 4 orang masih di Pulau Sangiang," ujarnya.


Tim SAR gabungan sudah meluncur ke lokasi untuk melakukan pencarian. Tim Basarnas juga sudah tiba di Pulau Sangiang sejak Senin dini hari. Tim lain dari Lanal Banten dan Polairud juga sudah menuju TKP.


"Lagi melakukan pencarian, pagi ini KN Rupada geser ke Sangiang juga terus dari Lanal geser ke Sangiang, Polair juga sudah, dari Lampung juga sudah," pungkas Heru.


Penyelam Profesional
Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Banten Zainal Arifin mengatakan para korban sudah sering melakukan penyelaman di sekitar Banten, termasuk Pulau Sangiang.


"Yang jelas korban yang dinyatakan hilang ini adalah penyelam profesional, bukan pemula. Mereka sudah punya kualifikasi selam, bahkan berkali-kali mungkin melaksanakan selam di sini," katanya kepada wartawan di Merak. (detikcom/t)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments