Rabu, 23 Sep 2020

Terkait Sembako Bantuan Pemprov Sumut ke Simalungun

Zonny Waldi : Bantuan Akan Didistribusikan Kembali Setelah Lebaran

Roland Tambunan Selasa, 19 Mei 2020 19:47 WIB
Foto Dok/Humas Pemprov Sumut

Zonny Waldi.

Medan (SIB)
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumut, Zonny Waldi mengakui adanya kekurangan timbangan bantuan sembako dari Pemprov Sumut kepada masyarakat Simalungun. Karena itu, bantuan tidak jadi disalurkan ke masyarakat dan sudah dikembalikan kepada perusahaan penyedia.

Hal itu disampaikan Zonny kepada wartawan saat berita tersebut dikonfirmasi, Selasa (19/5/2020), di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Medan.

Dia mengatakan, bantuan akan didistribusikan kembali setelah lebaran. Sebab, perusahaan penyedia tengah melakukan pengecekan terhadap seluruh bahan bantuan tersebut.

"Habis lebaran akan disalurkan kembali, karena perusahaan menarik kembali bantuan tersebut," katanya.

Menurut dia, bantuan yang disalurkan Pemprov Sumut ke masyarakat di Simalungun, yaitu beras 10 kg, gula 2 kg, minyak goreng 2 liter dan 20 bungkus mi instan.

"Namun anggota DPRD Sumut menemukan kekurangan berat pada beras mencapai 2 kg dan gula pasir 1/4 kg dari jumlah aslinya," jelas Zonny.

Dia menjelaskan, setelah bersepakat dengan seluruh pihak, maka bantuan sembako itu diminta untuk dikembalikan kepada penyedia untuk disempurnakan.

"Sebelum paket itu diserahkan, anggota DPRD Sumut bersama kita melakukan rundingan dulu. Kemudian kita sepakat untuk disempurnakan bantuan Pemprov tersebut sebelum dibagikan ke masyarakat di Simalungun," kata Zonny.

Meski begitu, ia membantah adanya oknum atau pihak ketiga yang melakukan mark up terhadap bantuan sembako itu. "Kekurangan berat sembako ini mungkin terjadi akibat kelelahannya para pekerja penyedia. Kemungkinan karena barang ini disiapkan terlalu banyak, makanya pekerja tidak memerhatikan kekurangannya," ujarnya.

Dikatakannya, di Kabupaten Simalungun ada 78.659 kuota bantuan sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat. Namun saat meninjau lokasi penyaluran bantuan, dia melihat begitu banyak jumlah sembako yang kurang dari berat aslinya.

Sebelumnya kalangan DPRD Sumut memergoki satu truk paket sembako bantuan Pemprov Sumut kepada masyarakat Simalungun, yang terimbas Covid-19 dimanipulasi timbangannya saat dilakukan pembongkaran di Simalungun. Sehingga terpaksa ditarik lagi ke Medan untuk dilakukan penghitungan ulang. (*)


Editor: Wilfred Manullang/Donna

T#gs Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumut Zonny Waldi bantuan sembako untuk Simalungun disalurkan setelah lebaranPemprov Sumut
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments