Selasa, 26 Mei 2020
PDIPSergai Lebaran

Usaha Tenun Ulos di Toba Terimbas Covid - 19

Eduwart MT Sinaga Kamis, 02 April 2020 18:08 WIB
SIB/Eduwart MT Sinaga

Mangarti Sigalingging salah seorang pengusaha tenun ulos di Balige. 

Toba (SIB)
Pengusaha tenun tradisional dan mesin yang memproduksi ulos di Balige, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, merasakan imbas dari virus Covid - 19.

Akibat kondisi ini, dalam waktu 2 minggu ini, mereka terpaksa meliburkan karyawannya, disebabkan penjualan ulos batak Toba tidak lagi laku di pasaran.

Hal ttu dikarenakan imbas dari berkurangnya pesta-pesta adat Batak Toba atas imbauan pemerintah dalam upaya pencengahan penyebaran virus Covid - 19, khususnya dalam hal social distancing.

Seperti yang diutarakan salah seorang pengusaha tenun ulos di Balige, Mangarti Sigalingging, Kamis (2/4/2020) di Balige, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.

Diakuinya, setiap tahunnya, antara bulan Januari hingga April, jumlah produk ulos yang dilempar ke pasar jumlahnya memang berkurang atau tidak begitu banyak jika dibandingkan pada musim pesta seperti bulan Juni,Juli, Agustus hingga Desember.


Namun pada saat kondisi normal tersebut, hasil penjualan dari ulos masih bisa membiaya upah untuk pegawainya.

Akan tetapi dikarenakan kurangnya pesta-pesta adat Batak, disebabkan adanya Covid-19 ini dan termasuk juga adanya imbauan-imbauan pemerintah, penjualan ulos drastis sangat berkurang.(*)
Editor: Robert Banjarnahor

T#gs Kabupaten TobaKecamatan BaligeMangarti SigalinggingPengusaha pabrik tenun tradisional dan mesintobamusim pestapengusaha tenun ulos di Baligeulos batak Toba tidak lagi laku
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments