Minggu, 09 Agu 2020

Update Covid-19 di Sumut 24 Juni : Kasus Positif Capai 1.287 Orang

*Ini Aturan Berkumpul di Mall dan Tempat Umum
Roland Tambunan/ Leo Bukit Rabu, 24 Juni 2020 21:30 WIB
Dok/Humas Pemprovsu

dr Aris Yudhariansyah MM 

Medan (SIB)
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mengeluarkan panduan protokol kesehatan bagi masyarakat yang berkumpul di tempat umum, seperti mall, pertokoan dan sejenisnya.

Panduan tersebut tertuang dalam Keputusan Menkes Nomor 382 Tahun 2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat umum dan fasilitas umum yang dikeluarkan pada 19 Juni 2020.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut dr Aris Yudhariansyah menyebut, beberapa informasi penting bagi pengelola pusat perbelanjaan (mall) dalam keputusan itu, yakni membatasi jumlah pengunjung, serta melakukan pemeriksaan suhu tubuh di semua pintu masuk.

"Jika ditemukan suhu di atas 37,3 derajat celcius, maka pekerja ataupun pengunjung tidak diperkenankan masuk. Jika pengunjung tidak menggunakan masker, tidak boleh masuk," kata Aris Yudhariansyah, Rabu (24/6/2020).

Dalam pemeriksaan suhu tubuh itu, petugas juga harus menggunakan masker dan pelindung wajah (face shield). Selama pelaksanaan pemeriksaan suhu tersebut, petugas pemeriksa akan didampingi oleh petugas keamanan. Kedua, lanjut Aris, membatasi jumlah pengunjung yang masuk dan membatasi jumlah pedagang yang beroperasi, serta mengatur jarak etalase dan jam operasional.

Ketiga, mengatur jarak pada saat mengantre dengan memberi penanda di lantai minimal satu meter, seperti di pintu masuk kasir, lift, eskalator, serta membatasi jumlah orang yang masuk lift dengan membuat tanda di lantai lift. Kemudian, lanjut Aris, pengatur moda transportasi agar mencegah terjadinya kerumunan dan mengoptimalkan ruang terbuka.

Pengelola juga diminta memberikan informasi tentang larangan masuk bagi pekerja dan pengunjung yang memiliki gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak nafas, atau punya riwayat kontak dengan orang yang terkena Covid-19.

"Kelima adalah pembersihan atau disinfeksi secara berkala harus dilakukan setiap hari. Terutama bagi peralatan yang digunakan bersama seperti pegangan pintu dan tangga, tombol lift dan fasilitas umum lainnya, serta melakukan sosialisasi kepada pekerja dan pengunjung tentang pencegahan Covid-19 harus digencarkan," rincinya.

Aris mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut mengingatkan menjaga jarak adalah kunci bagi upaya pencegahan penularan Covid-19 ini, termasuk menggunakan masker. Karena imbuh dia, cara ini lah yang lebih efektif untuk digunakan dalam mengendalikan sebaran pandemi ini.

"Menjalankan protokol kesehatan itu bukan dilakukan karena tekanan aturan, tetapi harus karena kesadaran kita yang tidak ingin jatuh sakit," kata Aris.

Sementara, berdasarkan update data yang dirangkum Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut, Rabu (24/6/2020), jumlah penderita positif bertambah 55 orang.

"Saat ini untuk jumlah penderita positif Covid-19 kembali meningkat menjadi 1.287 kasus atau naik dari sebelumnya sebanyak 1.232 kasus," sebut Aris yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut ini.

Sementara, Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya saat ini 866 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 199 orang. Sedangkan pasien sembuh 273 orang dan pasien meninggal 80 orang.

"Penambahan kasus ini menggambarka kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan belum optimal. Oleh karena itu, sudah saatnya kita harus saling menjaga satu dengan yang lain dan tidak mengakibatkan hal yang buruk bagi orang lansia atau yang memiliki penyakit penyerta, termasuk balita, ibu hamil dan lain sebagainya," katanya. (*)


Editor: [email protected]

T#gs Gugus Tugas Covid-19 SumutODPPDPSumatera Utaradr Aris Yudhariansyah MMkasus positif meningkatupdate Covid-19
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments