Senin, 10 Agu 2020

Tolak Rapid Test, 16 PPDP Mengundurkan Diri di Simalungun

Jheslin M Girsang Senin, 13 Juli 2020 14:30 WIB

Puji Rahmad

Simalungun (SIB)
Sebanyak 16 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Pilkada Simalungun 2020 mengundurkan diri. KPU berupaya merekrut penggantinya.

"Alasan pengunduran diri karena tidak bersedia mengikuti rapid test," kata Komisioner KPU Simalungun Puji Rahmad di Pamatangraya, Senin (13/7/2020).

Pada minggu lalu, sebanyak 3 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) juga sudah mengundurkan diri dengan alasan serupa.

"Ya, alasannya sama, tidak bersedia menjalani rapid test. Rapid test bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Simalungun," urai Puji.

Menurut dia, ada 1.992 PPDP, 1.239 PPS dan 160 PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada Simalungun 2020. Seluruhnya wajib menjalani rapid test, termasuk para pegawai Sekretariat PPS, PPK dan KPU Simalungun.

"Hal itu salahsatu bentuk implementasi kepatuhan penyelenggara Pilkada Simalungun untuk pencegahan penyebaran Covid-19," ujarnya.

Puji menambahkan, pihaknya sudah merekrut kembali 3 anggota PPS dan 16 PPDP sebagai pengganti yang mengundurkan diri tersebut. Sementara pelantikannya diupayakan saat bersamaan dengan bimbingan teknis (bimtek) pencocokan dan penelitian data pemilih. (*)



Editor: Wilfred Manullang/[email protected]

T#gs PPDPKPU SimalungunPPKsimalunguntolak rapid test
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments