Minggu, 09 Agu 2020

Tidak Mau Dirapid Test, 3 Anggota PPS Mengundurkan Diri

Jheslin M Girsang Kamis, 02 Juli 2020 13:28 WIB
Dok/Sekretariat KPU Simalungun

RAPID TEST: Tim medis melakukan rapid test terhadap pegawai Sekretariat PPS di Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Kamis (2/7/2020). 

Simalungun (SIB)
Sebanyak 3 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilkada Simalungun 2020 mengundurkan diri. Padahal, masih baru dilantik pada 15 Juni 2020 lalu.

"Alasan pengunduran diri karena tidak mau menjalani rapid test," kata Komisioner KPU Simalungun Puji Rahmad di Pamatangraya, Kamis (2/7/2020).

Kata Puji, seluruh anggota PPS dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) wajib menjalani Rapid test. Demikian pula para pegawai Sekretariat PPS, PPK dan KPU Simalungun serta Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

"Hal itu salah satu bentuk implementasi kepatuhan penyelenggara Pilkada Simalungun untuk pencegahan penyebaran Covid-19," ujarnya.

Selain tiga anggota PPS mengundurkan diri, sebanyak 4 orang lagi belum dilakukan Rapid test karena sedang sakit. Ada 160 anggota PPK, 1.239 anggota PPS dan 1.992 PPDP untuk Pilkada Simalungun 2020.

"Rapid test dilakukan bertahap. Untuk sementara, hasil rapid test seluruhnya negatif," urai Puji. (*)
Editor: [email protected]

T#gs Panitia Pemungutan SuaraPilkada Simalungunrapid testmengundurkan diri
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments