Senin, 21 Sep 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • Tersangka Alami Gangguan Jiwa, Kasus Bunuh Ibu Kandung di Tanjungmorawa akan Dihentikan

Tersangka Alami Gangguan Jiwa, Kasus Bunuh Ibu Kandung di Tanjungmorawa akan Dihentikan

Lisbon Situmorang Jumat, 10 Juli 2020 18:27 WIB
Foto.SIB/Dok
DIAMANKAN : Tersangka bunuh ibu kandung berinisial Ha, saat diamankan untuk menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tanjungmorawa, Selasa (16/6/2020). 
Tanjungmorawa (SIB)
Penyidikan kasus pembunuhan Suparti (75), warga Dusun II Desa Bangunrejo Gang Selamat, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, terpaksa dihentikan karena pelaku yang tak lain anak kandung korban berinisal Ha (43), mengalami gangguan jiwa.

Hal itu disampaikan Kapolsek Tanjungmorawa Polresta Deliserdang AKP Sawangin Manurung, ketika dikonfirmasi hariansib.com, Jumat (10/7/2020) sore. Tersangka selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga, agar dibawa untuk menjalani perawatan kejiwaan.

Disebutkan, sesuai keterangan dr Evalina P SpKj yang menangani tersangka saat menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr Muhammad Ildrem, tersangka dinyatakan menderita skizofrenia paranoid.

Pada gangguan itu ditemukan kapasitas mental menunjukkan taraf buruk, yaitu profil klinis pikiran kecurigaan yang berlebihan dan gejala klinis emosi negatif yang berlebihan. Ditemukan adanya gejala klinis physikologis yang aneh dan tidak wajar terhadap luapan perasaan yang berlebihan.
Dengan itu, pihak Kepolisian selanjutnya akan melaksanakan gelar perkara. Dari hasil gelar perkara itu nantinya akan diterbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), sesuai pasal 44 KUHPidana.

Sebelumnya diberitakan, diduga hanya karena dimarahi, anak kandung yang masih lajang berinisial Ha (43) tega membunuh ibunya yang sudah tua, Suparti (75) di rumahnya, Selasa (16/6/2020), pukul 20.45 WIB, di Dusun II Desa Bangunrejo Gang Selamat Kecamatan Tanjungmorawa. (*).

Editor: [email protected]/[email protected]

T#gs bunuh ibu kandung mengidap penyakit skizofrenia paranoidPolsek Tanjungmorawa
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments