Senin, 21 Sep 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • Sidang Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden, Minim Kehadiran Anggota DPRDSU

Sidang Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden, Minim Kehadiran Anggota DPRDSU

Firdaus Peranginangin Jumat, 14 Agustus 2020 17:47 WIB
SIB/Firdaus Peranginangin

Minim: Sidang paripurna DPRD Sumut dalam agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang disiarkan langsung melalui layar televisi, Jumat (14/8/2020) di DPRD Sumut sangat minim kehadiran anggota dewan.

Medan (SIB)
Sidang paripurna DPRD Sumut dalam agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang disiarkan langsung melalui layar televisi, Jumat (14/8/2020) di DPRD Sumut sangat minim kehadiran anggota dewan.

Sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting didampingi Wakil Ketua Dewan Rahmansyah Sibarani, dihadiri Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, Pangdam I/BB Mayjen Irwansyah ini terlihat kursi-kursi anggota dewan banyak yang kosong.

Hal itu juga diakui Baskami Ginting, minimnya kehadiran dewan secara fisik, dikarenakan sebagian besar mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI secara daring, sebab tidak ada keharusan seluruh anggota legislatif untuk hadir.

"Yang harus hadir unsur pimpinan dewan maupun pimpinan fraksi. Kalau anggota, bisa saja mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI secara daring," kata Baskami

Menyinggung isi pidato Presiden Jokowi, politisi PDI Perjuangan ini sangat mengapresiasinya, karena sangat lengkap, mulai dari seruan membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, serta menjalankan strategi besar.

"Kita sangat mendukung Presiden melakukan strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan serta membajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar," katanya.

Bahkan Presiden Jokowi secara tegas mengatakan, di usia ke-75 tahun ini, Indonesia menjadi negara upper middle income country dan 25 tahun lagi, pada usia seabad Republik Indonesia, tentunya harus mencapai kemajuan yang besar, menjadikan Indonesia negara maju.

Selain itu, tambah Baskani, Presiden juga menyinggung penguatan kapasitas SDM, pengembangan rumah sakit dan balai kesehatan serta industri obat dan alat kesehatan.

"Semuanya dijadikannya skala prioritas, baik ketahanan dan kapasitas pelayanan kesehatan untuk terus ditingkatkan secara besar-besaran,"

Demikian juga soal ketahanan pangan, tandas Baskami, Presiden menjamin kelancaran rantai pasokan makanan dari hulu produksi sampai hilir distribusi, ke seluruh wilayah negeri. "Semua ini tentu akan menguatkan masyarakat dalam menghadapi krisis ekonomi saat ini," ujarnya.(*).



Editor: [email protected]/[email protected]

T#gs DPRDSUMinim anggota DewanBaskami Gintingpidato kenegaraan presiden
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments