Sabtu, 04 Jul 2020
PalasBappeda

Seorang Ibu dan Anak Dianiaya Saat Tidur Pulas

Efran Simanjuntak Jumat, 29 Mei 2020 16:14 WIB
Foto Dok/Polsek Bilah Hilir
Datangi Korban: Kapolsek Bilah Hilir Polres Labuhanbatu AKP Krisnat Indratno bersama tim Unit Reskrim mendatangi korban penganiayaan misterius, Elida boru Sitorus (40) dan anaknya, Julianto Simanjuntak (7), di rumah korban, Dusun Kampung Pelita, Desa Selatbesar, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kamis (28/5/2020).  

Negerilama (SIB)
Ibu dan anak ketika sedang tidur diserang seseorang diduga pria yang masuk dari pintu belakang rumahnya. Wajah kedua korban lebam-lebam dipukuli pelaku sekuat tenaga.

Kapolsek Bilah Hilir Polres Labuhanbatu AKP Krisnat Indratno merespon cepat kekerasan terhadap Elida boru Sitorus (40) dan anak laki-lakinya, Julianto Simanjuntak (7), warga Dusun Kampung Pelita, Desa Selatbesar, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

“Pagi itu saya dapat laporan adanya penganiyaan terhadap seorang ibu dan anaknya di Kampung Pelita. Saya bersama personel langsung turun melakukan olah TKP dan membawa kedua korban berobat ke dokter. Kemudian, saya arahkan korban membuat laporan resmi,” kata Krisnat Indratno saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (29/5/2020.

Krisnat menyebut, sesuai keterangan korban Elida boru Sitorus, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Rabu (27/5/2020) sekira pukul 22:00 WIB, saat korban bersama anaknya tidur pulas di kamar rumahnya.

“Pelaku masuk ke kamar korban dan mencekik leher korban Elida dan memukuli wajah korban dengan tangan. Lalu membalikkan wajah korban ke lantai, dan terus memukuli korban," ungkapnya.

Pelaku juga berkali-kali memukuli wajah anak korban berusia 7 tahun yang tidur bersama ibunya malam itu. "Kedua korban mengalami luka memar di wajah dan mengeluarkan darah,” sebut Kapolsek Bilah .

Karena dihujami pukulan bertubi-tubi, korban tidak dapat melihat siapa pelakunya. Korban yang sudah kesakitan hanya bisa menjerit meminta tolong. Pelaku kemudian kabur lewat pintu belakang.

Ditanya apa motif pelaku melakukan penganiayaan itu, apakah karena ingin mencuri atau mau memerkosa korban? Menurut AKP Krisnat, pelaku mau melakukan pencurian sangat mustahil.

“Apanya yang mau dicuri, Mas? Satu sendok garpu saja korban nggak punya. Tidak ada harta apa-apa di rumah itu,” ujarnya.
Korban juga memiliki suami.
Katanya, pada saat kejadian, suami korban sedang di kedai tuak, agak jauh dari rumah korban.

“Untuk kasus ini, saya tidak berani berspekulasi tentang motif penganiayaan yang terjadi malam itu. Kasus ini sudah kami lidik dan sedang kami dalami setelah ekspos bersama tim. Semoga cepat terungkap siapa pelakunya,” sebutnya. (*)


Editor: Wilfred Manullang/Bantors

T#gs Desa Selatbesar Dusun Kampung Pelita ibu dan anak DianiayaLabuhanbatu
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments