Senin, 21 Sep 2020

Sekdako Medan Tandatangani MoU Percepatan Penanganan Covid-19

Roy simorangkir/rel Jumat, 14 Agustus 2020 17:52 WIB
SIB Dok Humas Pemko Medan

Tandatangani MoU : Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM menandatangani MoU Percepatan Penanganan Covid-19 Mebidang di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Jumat (14/8/2020).

Medan (SIB)
Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Medan-Binjai-Deliserdang (Mebidang) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Anggrung Kecamatan Medan Polonia, Jumat (14/8/2020).

Dengan adanya penandatanganan ini diharapkan dapat menjadi sebuah komitmen bersama dalam percepatan penanganan Covid-19 di Sumatera Utara khususnya di wilayah Mebidang dapat segera diminimalisir penyebarannya.

Dikatakan Sekda, penandatanganan MoU tentang percepatan penanganan Covid-19 yaitu berpedoman pada Inpres No6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 dan Pergub Sumut.

Dijelaskan, meski sebelumnya sudah ada Inpres No6 tahun 2020 dan Pergub Sumut, Pemko Medan juga telah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan tentang Covid-19 di Kota Medan.

“Sebenarnya Pemko Medan telah menerbitkan Perwal No 27 Tahun 2020. Sesuai dengan instruksi yang diberikan Gubsu tadi, dalam waktu dekat Pemko Medan akan merevisi secepatnya Perwal No27 Tahun 2020 tersebut tentang sanksi pada masyarakat yang tidak menggunakan masker. Di dalam Perwal No 27 tahun 2020 sudah tertulis sanksi yang masih bersifat lisan maupun tulisan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker, serta sanksi administrasi bagi pelaku usaha yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan. Tetapi sanksi denda uang Rp100 ribu pada masyarakat yang tidak menggunakan masker sesuai dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 belum ada,” jelasnya.

Diakui, pihaknya bersyukur pemerintah telah menyikapi hal itu, karena pertumbuhan pasien yang terpapar Covid-19 semakin banyak dan secara grafiknya masih eksponensial. Sehingga, sebutnya, jalan untuk memutus mata rantai dan menghambat penyebaran wabah adalah dengan penerapan protokol kesehatan yaitu menggunakan masker setiap saat, sering mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer, physical distancing dan jangan mendatangi tempat keramaian.

Maka dari itu, Sekda mengajak seluruh masyarakat Kota Medan menyadari pentingnya disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan untuk bersama-sama mengalahkan wabah Covid-19.

“Kalau seluruh masyarakat menyadari hal ini, kita bisa mengalahkan wabah Covid-19. Tidak bisa hanya berharap peranan dari pemerintah saja, tetapi komponen masyarakat juga dilibatkan supaya betul-betul menjalankan protokol kesehatan dengan benar, sehingga kita bisa melawan wabah Covid-19 ini sebelum adanya vaksin yang dapat digunakan di masyarakat,” tegasnya.

Diketahui, selain Pemko Medan, penandatanganan MoU Percepatan Penanganan Covid-19 juga dilakukan Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan dan Wali Kota Binjai H M Idaham. Penandatanganan disaksikan Gubsu Edy Rahmayadi dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkopimda) Sumut.

Dikatakan Gubsu dalam sambutannya, penandatanganan ini dilakukan bukan untuk mengambil alih tetapi untuk menyinkronkan perencanaannya, organisir, aktualisasi, atau pelaksanaan percepatan penanganan Covid-19 dan semua dikontrol bersama untuk segera terealisasi.

Diakui, alasan dipilihnya ketiga daerah itu karena jumlah masyarakat terpapar Covid-19 yang terbesar di Sumut berada pada Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang dan Kota Binjai.

Ditegaskan, akan dilakukan pendisiplinan protokol kesehatan dengan membagikan 5 juta masker kepada masyarakat, menyiapkan tempat cuci tangan sebanyak mungkin agar masyarakat rajin mencuci tangan dan menjaga jarak. Pendisiplinan dilakukan dengan membentuk tim dari Satpol PP yang didukung TNI dan Polri bersama mahasiswa, yang selanjutnya secara humanis mengajak masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Selain penandatanganan MoU, dalam acara itu juga dirangkaikan dengan pencanangan gerakan moral wajib memakai masker oleh Gubsu atas kerjasama Pemprovsu dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Sumut. Kemudian Ketua TP PKK Provinsi Sumut Ny Nawal Edy Rahmayadi yang saat itu mendampingi Gubsu juga memberikan 5000 masker kepada Ketua TP PKK Deli Serdang, Binjai, Karo, dan Serdang Bedagai sebagai wujud percepatan penanganan Covid-19. (*)


Editor: [email protected]

T#gs MoU Percepatan Penanganan Covid-19 Mebidangrumah dinas gubsusekda Kota medan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments