Rabu, 05 Agu 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • Sebelum Dimutasi, Dokter RSUD Sidikalang Mengaku Mendapat Perlakuan Tidak Baik

Sebelum Dimutasi, Dokter RSUD Sidikalang Mengaku Mendapat Perlakuan Tidak Baik

Edison P Malau Jumat, 10 April 2020 09:44 WIB
Foto: SIB/Dok

Rumah Sakit Umum Daerah Dairi

Sidikalang (SIB)
Sebelum melihat dan membaca surat keputusan (SK) mutasi, dr Erna Marpaung mengaku mendapat perlakuan tidak baik dari Plt Direktur RSUD Sidikalang.

"Saya dibentak dan disuruh keluar dari RS saat meminta APD. Saya merasa dilecehkan dengan perkataan, kalau tidak terima keadaan rumah sakit, keluar aja. Mati saja dokter," katanya kepada hariansib.com Kamis (9/4/2020) melalui telepon menirukan ucapan Plt Direktur RSUD Sidikalang.

Dokter Erna mengatakan, tenaga medis sangat rentan tertular dan terpapar Covid-19, sehingga meminta APD untuk menyelamatkan masyarakat Dairi.

"Dengan kelengkapan APD yang standar, kami tidak lagi menjadi kurir atau pembawa virus kepada masyarakat,” tambahnya.

Saat hal itu dikonfirmasi kepada Plt Direktur RSUD Sidikalang, Charles Bantjin Kamis (09/04/2020), melalui selulernya tidak berhasil. Panggilan dan pesan yang dikirim tidak mendapat jawaban.

Kepala BKP-SDM Dairi, Dapot Tamba menyampaikan, mutasi tersebut tidak ada hubungannya dengan APD.

"Tidak ada hubungannya dengan APD, tapi mengaktifkan beliau kembali menjadi fungsional karena yang bersangkutan tidak lagi pejabat struktural," tulis Tamba. (*)


Editor: Donna Hutagalung

T#gs APDCOVID-19covid 19mutasi dokterRSUD Sidikalangvirus Coronadr. Erna Marpaung
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments