Selasa, 14 Jul 2020

Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Gerebek Resto Star Aeknabara

Efran Simanjuntak Selasa, 26 Mei 2020 15:33 WIB
Foto Dok/Satresnarkoba
INTEROGASI TERSANGKA: Kasat Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu menginterogasi tersangka IM (38), pemilik Resto Star Aeknabara, Sabtu (23/5/2020) malam. 
Labuhanbatu (SIB)
Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu menggerebek Resto Star di Jalan Ampera Aeknabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Pemilik resto bersama tukang masaknya dan seorang warga pengangguran ditangkap dari warung nasi geprek itu.

Kasat Resnarkoba AKP Martualesi Sitepu kepada hariansib.com melalui WhatsApp, Selasa (26/5/2020), menyebut penggerebekan resto itu dilakukan menindaklanjuti pengaduan masyarakat (dumas) terkait narkoba ke Kapolda Sumut.

"Dalam laporan disebut rumah ruko yang saat ini dibuka warung nasi geprek (Resto Star) dijadikan sarang peredaran narkoba, dan pemilik warung merupakan DPO kasus narkoba dari Medan, di mana suaminya sudah ditangkap di Medan," sebut Kasat Resnarkoba.

Menindaklanjuti dumas itu, AKP Martualesi Sitepu bersama Kanit Idik I Iptu Adolf Purba memimpin penyelidikan dan mapping sasaran di Jalan Ampera, Sabtu 23 Mei 2020 pukul 09:00 WIB. Dari hasil penyelidikan, sasaran TKP diketahui, dan pukul 21:00 WIB dilakukan penggrebekan didampingi kepala dusun.

"Saat penggerebekan, tersangka IM sedang berdiri dekat tangga dan seketika membuang satu plastik klip berisi kristal dari tangan kirinya. Sedangkan tukang masaknya, IF berada di dekat pintu dan RF yang bukan pekerja resto, sedang duduk di dapur," ungkap Martualesi.

Kemudian, pihaknya menggeledah rumah toko tersebut dan menemukan seperangkat bong alat isap sabu terletak di lantai dekat tangga.

"Dari hasil interogasi, IM mengaku telah pisah ranjang selama 11 tahun dengan suami pertamanya bernama Budi Santoso yang saat ini menjalani hukuman di LP Tanjunggusta terkait kasus narkotika dan penggelapan mobil yang ditangkap di Medan sekitar tahun 2010-2011. Tersangka IM mempungai 2 anak dari suami pertamanya," jelasnya.

Kemudian, tambahnya, tahun 2015, IM menikah secara adat dengan Dedi Wijaya dan mempunyai 2 anak. Namun sejak Maret 2020 hubungan IM dengan suami keduanya tidak akur lagi, lalu IM mengusirnya dari rumah dengan alasan tidak mau kerja dan informasinya saat ini suaminya itu berada di Pekanbaru.

"IM menyebut memperoleh narkotika itu dari Riski di Pondok Ceblong (Ponceb) Aeknabara. Lalu dilakukan pengembangan ke Ponceb, namun tidak berhasil menemukan Riski," katanya.

Tersangka IM (38), IF (29), dan RF (19), bersama barang bukti 1 plastik klip berisi kristal diduga sabu seberat 0,30 gram, 1 bong dari botol plastik, 3 mancis dan bungkus rokok dibawa ke Satresnarkoba Polres Labuhanbatu untuk proses penyidikan. (*)


Editor: Wilfred Manullang/Donna

T#gs AKP Martualesi Sitepu DPO grebek Resto Star AeknabaraPolres Labuhanbatu
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments