Sabtu, 04 Jul 2020
PalasBappeda

Petunjuk Arah Salah Tulis, Wara Sinuhjai Minta Diperbaiki

Eddy Bukit Jumat, 29 Mei 2020 16:30 WIB
Foto dok/Wara Sinuhaji

SALAH TULIS: Penulisan yang salah pada sebuah petunjuk arah di Jalan Jamin Ginting (Medan-Berastagi), ditulis Durin Pintu, seharusnya Durin Pitu. 

Medan (SIB)
Dosen Sejarah FIB USU Drs H Wara Sinuhjai MHum menyatakan kritik dan protesnya, atas penulisan yang salah pada sebuah petunjuk arah di Jalan Jamin Ginting (Medan-Berastagi).

"Berkali kali-kali saya lewat, baru kali ini secara lengkap saya baca petunjuk arah dan jalan alternatif menuju Berastagi. Petunjuk jalan dan arah ini sudah pasti dan tentunya dibuat oleh lembaga resmi pemerintah yang berkompetensi. Namun itu salah, mohon segera diperbaiki. Tertulis Durin Pintu, seharusnya Durin Pitu," kata Wara Sinuhaji di Medan, Jumat (29/5/2020).

Dikatakannya, kalau kita menuju Berastagi dari arah Medan, lewat taman rekreasi Airos, akan menemukan petunjuk arah, jalan alternatif belok kiri melewati tempat pembuangan sampah tempo dulu menuju Durin Pitu.

Ketika alur ini diikuti, katanya tak pernah ketemu desa Durin Pintu, tetapi nanti persis ke luar di desa Durin Pitu. Apakah ini Durin Pintu yang dimaksud petunjuk arah tersebut ? Kalau itu, berarti ada sesuatu kesalahan fatal, menyesatkan dan mengaburkan fakta dan sejarah.

Katanya, jangan seenaknya merubah nama desa itu. Selain manipulasi fakta dan sejarah, juga itu sudah sangat menyesatkan .

Masyarakat Karo, katanya dari dulu di sekitar kawasan berdekatan banyak mengenal nama-nama desa hampir sama. Seperti desa (kuta) Durin Pitu, Durin Tonggal,Durin Simbelang dan Durin Jangak. Jangan sembarangan dan seenaknya merubah nama-nama kultural dan budaya nama desa-desa orang Karo.

"Cukuplah Ben Jei sudah berubah menjadi Binjai. Kuala Namo sudah pula berubah setelah menjadi Bandara Kuala Namu.Demikian juga di dekat Sembahe, ada terdapat Gua Umang, tempat manusia bunian dirubah menjadi Gua Kemang. Kalau tidak paham, mari kita bertanya kepada yang paham dan mengerti, agar tidak menyesatkan," sebutnya.

Dia mengharapkan agar semua lembaga yang berkompeten merevisi semua ini,terutama Durin Pintun yang menyesatkan ini.”Saya khawatir ini akan mengusik dan mengundang tokoh-tokoh penggerak budaya Karo datang beramai ramai menurunkan, atau mencontreng plank petunjuk jalan alternatif tersebut”,kata Wara. (*)


Editor: Robert Banjarnahor

T#gs Berastagi desa Durin Pitu penulisanDrs H Wara Sinuhjai MHum
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments