Selasa, 11 Agu 2020

Penyandang Difabel Fhandy Sitanggang Dambakan Bantuan Covid-19

Jheslin M Girsang Senin, 29 Juni 2020 12:07 WIB

Fhandy Barita Sitanggang

Simalungun (SIB)
Penyandang difabel, Fhandy Barita Sitanggang (25) warga Sondiraya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, mengalami beban berat di tengah pandemi Covid-19.

Ia pun sangat mengharapkan bantuan pemerintah untuk meringankan beban keluarganya. Suami dari Minta Dame Siringo-ringo itu dikaruniai Tuhan seorang putra yang masih berumur setahun.

Fhandy mengutarakan, dari berbagai jenis bantuan Covid-19 yang telah disalurkan pemerintah, tak satupun diterima keluarganya. Bahkan, Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp 600 ribu/bulan dari Kementerian Sosial tidak ada diterimanya.

"Aneh memang bang. Sewaktu pendataan, saya sudah lengkapi persyaratan seperti KK (Kartu Keluarga). Tapi, sampai sekarang belum pernah kami nikmati BST," keluh Fhandy kepada hariansib.com, Senin (29/6/2020).

Menurutnya, banyak warga sekampungnya sebagai penerima BST. Namun ia tidak merasa iri. Pilihannya hanya pasrah.

"Mungkin belum nasib kami sebagai penerima BST. Semoga pemerintah lebih akurat dalam mendata keluarga kurang mampu yang benar-benar sangat membutuhkan bantuan seperti keluarga kami," tutur Fhandy.

Ia mengaku, terakhir menerima bantuan khusus untuk penyandang difabel dari pemerintah pada tahun 2017 sebesar Rp 500 ribu. Setelah itu, tidak pernah lagi merasakan bentuk kepedulian pemerintah.

"Sebenarnya, usaha kami membuka warung internet. Karena Covid-19 terpaksa ditutup sebagai tindak lanjut mematuhi anjuran pemerintah dalam menghindari kerumunan massa. Saat ini minim sekali pemasukan kami," urai Fhandy, penyandang difabel cacat kedua kaki dan kedua tangannya sejak lahir.

Ia berharap, pemerintah mendengarkan keluhannya dan memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarganya. (*)

Editor: [email protected]/[email protected]

T#gs bantuan covid 19Bantuan Covid-19fhandy barita sitanggangpenyandang difabelsimalungun
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments