Kamis, 16 Jul 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • Pemuka Agama Kristen Tanjungbalai Bertekad Memutus Mata Rantai Covid-19

Pemuka Agama Kristen Tanjungbalai Bertekad Memutus Mata Rantai Covid-19

Regen Silaban Jumat, 27 Maret 2020 19:50 WIB
Foto: SIB/Dok
PERNYATAAN TEKAD: Pemuka agama Kristen Protestan saat membacakan pernyataan tekad untuk mendukung pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia khususnya di tengah masyarakat Tanjungbalai yang dilaksanakan di gereja HKBP Kota Tanjungbalai, Jumat (27/3/2020). 
Tanjungbalai (SIB)
Pemuka agama Kristen Protestan Kota Tanjungbalai menyatakan tekad untuk mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19) di Indonesia khususnya di tengah masyarakat Tanjungbalai.

Pernyataan tekad itu disampaikan pada pertemuan para pemuka agama Kristen Protestan se-Tanjungbalai Jumat (27/3/2020) yang diselenggarakan di HKBP Kota Tanjungbalai.

Sikap para pemuka agama Kristen Protestan itu muncul di tengah ancaman virus corona yang saat ini sudah menimbulkan ketakutan dan kekhawatiran bagi masyarakat.

Beberapa seruan dan imbauan dalam pernyataan tekad yang dibacakan Pendeta HKBP Tanjungbalai Pdt R. Gultom STh di antaranya meminta masyarakat agar tidak takut, gelisah dan tetap tenang, serta waspada dan berdoa meminta perlindungan kepada Tuhan agar masyarakat Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara dan Indonesia pada umumnya terhindar dari penyebaran virus corona.

Dalam pertemuan itu, para pemuka agama Kristen Protestan memanjatkan doa agar persoalan penanganan virus corona ini bisa segera teratasi oleh pemerintah. Sehingga masyarakat Indonesia bisa pulih kembali beraktivitas seperti biasanya.

Pdt R Gultom STh kepada SIB mengatakan bahwa khusus bagi HKBP se Ressort Tanjungbalai sudah mengurangi kegiatan pertemuan di gereja. Pelaksanaan ibadah akan dilakukan di rumah jemaat masing-masing.

"Dalam hal tekad kita untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona ini, maka kita sudah layangkan surat ke setiap gereja HKBP se Ressort Tanjungbalai berisi beberapa anjuran, diantaranya agar ibadah dilaksanakan di rumah masing-masing,"ujarnya. (*)


Editor: Robert Banjarnahor

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments