Sabtu, 15 Agu 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • Pembelajaran Tatap Muka di Tapanuli Utara Dilaksanakan Secara Bertahap

Pembelajaran Tatap Muka di Tapanuli Utara Dilaksanakan Secara Bertahap

Posma Simorangkir Jumat, 10 Juli 2020 21:11 WIB
Foto Dok/Kadis Pendidikan Taput Bontor Hutasoit
Kadis Pendidikan Taput Bontor Hutasoit
Tarutung (SIB)
Tahun ajaran baru 2020/2021 secara nasional dibuka pertengahan Juli 2020 dan untuk Kabupaten Tapanuli Utara ditetapkan 20 Juli. Namun pelakasanaan pembelajaran tatap muka akan dilakukan secara bertahap sesui jenjang pendidikan yakni SMP, SD dan TK/PAUD.

Hal itu disampaikan Kadis Pendidikan Taput Bontor Hutasoit kepada SIB, Jumat (10/7/2020) di Tarutung.

Dijelaskan, pelaksanaan pembelajaran tahun ajaran baru di masa pendemi Covid-19 mempedomani SKB empat menteri yaitu Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.

"Prinsip pelaksanaannya adalah mengutamakan kesehatan dan keselamatan anak didik, pendidik, keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya Tapanuli Utara melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai kewenangan daerah yaitu dimulai dari tingkat SMP paling cepat Juli. "Kita sudah dapat melaksanakan mulai 20 Juli," sebutnya.

Selanjutnya untuk tingkat SD akan dimulai September 2020. Selama Juli hingga Agustus pembelajaran dilakukan secara daring (online) dan visit home. Berikutnya tingakat TK/PAUD akan dimulai pada Nopember dan selama Juli hingga Oktober dilakukan secara daring dan visit home.

Untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini katanya harus memenuhi empat syarat yaitu daerah zona hijau, ada izin bupati, sekolah mempunyai kesiapan dan persetujuan orangtua untuk memberangkatkan putra-putrinya untuk sekolah tatap muka.

"Salahsatu dari empat syarat itu tidak terpenuhi, maka pembelajaran tatap muka tidak dapat dilaksanakan," sebutnya.

Ditambahkannya, terkait syarat kesiapan sekolah meliputi kebersihan lingkungan sekolah, tersedianya tempat cuci tangan, hand sanitizer, memiliki termogan, pakai masker dan sekolah harus mempunyai akses ke layanan kesehatan guna mengantisipasi hal berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan peserta didik dan pendidik.

"Apabila ada kecenderungan peningkatan kasus Covid-19, maka pembelajaran tatap muka wajib dihentikan," pungkasnya. (*)

Editor: [email protected]

T#gs Belajar Tatap Muka Bertahap Bontor HutasoitKadis Pendidikan TaputTapanuli Utara
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments