Selasa, 07 Jul 2020
PalasBappeda
  • Home
  • Berita Terkini
  • Pemanfaatan Dana Desa untuk Penanganan Covid-19 Tergantung Kemampuan Desa

Pemanfaatan Dana Desa untuk Penanganan Covid-19 Tergantung Kemampuan Desa

Rimpun H Sihombing Jumat, 03 April 2020 14:26 WIB
Foto SIB/Dok

H IKhsan AP MSi

Sergai (SIB)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) H Ikhsan menyatakan dana desa (DD) dapat dimanfaatkan untuk percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19).

"Mengenai besaran DD yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19, tergantung kemampuan desa dan juga mempertimbangkan keadaan desa, serta jumlah penduduk," ujar Ikhsan melalui WhatsApp, Jumat (3/4/2020)

Ikhsan menjelaskan, pemanfaatan DD untuk penanganan Covid-19 tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Sergai Nomor 18.18/410/1856/2020 tanggal 31 Maret, tentang percepatan pergeseran kegiatan dan perubahan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) dalam rangka percepatan penanganan penyebaran Covid-19 dan penegasan padat karya tunai desa (PKTD).

Sesuai SE bupati tersebut, lanjutnya, DD dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang berkaitan dengan percepatan penanganan Covid-19 seperti, pembelian dan penyemprotan disinfektan, pemeriksaan deteksi Covid-19, pakaian pelindung diri, kacamata pelindung, peralatan dan atau kegiatan lain yang mendukung percepatan penanganan Covid-19 dan kegiatan lainnya sesuai dengan kewenangan desa.

Sedangkan untuk pengawasan pemanfaatan DD dalam penanganan Covid-19 ini, menurutnya, sama seperti pengawasan terhadap penggunaan DD selama ini. Camat memegang peranan penting dalam hal pengawasan.

"Hal itu juga ditegaskan dalam SE bupati, kepala desa wajib menyampaikan laporan secara berkala kepada camat mengenai program dan kegiatan yang telah dilakukan dalam rangka penanganan wabah Covid-19 ini," jelas Ikhsan. (*)


Editor: Robert Banjarnahor

T#gs Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) H IkhsanSergaiSurat Edaran (SE) Bupati Sergaipenanganan Corona Virus Disease (Covid-19)
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments