Rabu, 23 Sep 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • Pegawai Rekam Medik RS Adam Malik Terkonfirmasi Covid-19 Mengeluh Tak Diperhatikan Direksi

Pegawai Rekam Medik RS Adam Malik Terkonfirmasi Covid-19 Mengeluh Tak Diperhatikan Direksi

Leo Bukit Kamis, 13 Agustus 2020 15:55 WIB
RSUP H Adam Malik

Medan (SIB)
Seorang pegawai rekam medik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik terkonfirmasi Covid-19.

"Ada satu ruangan kami hasil swab yang telah dikeluarkan Rabu 12 Agustus 2020, terkonfirmasi corona. Tadi pagi sudah dirawat di sini (RS Adam Malik)," kata sejumlah pegawai RSUP H Adam Malik yang enggan namanya dituliskan kepada wartawan via telepon seluler, Kamis (13/8/2020).

Para pegawai rekam medik tersebut mengeluhkan tidak adanya perhatian Direksi RS Adam Malik seperti bekerja seperti biasa, tidak ada rapid tes, swab maupun penyemprotan disinfektan.

"Pegawai rekam medik yang terkonfirmasi ini sempat masuk kerja hari Senin 10 Agustus 2020. Ada pula sebagian pegawai ada melakukan kontak dengan ibu tersebut," bebernya.

Mereka membeberkan, pasien minggu lalu baru pulang dari Tanjungbalai melayat sanak keluarganya yang meninggal. Pulang dari Tanjungbalai, pasien mengeluhkan demam, batuk dan lemas.

Kasubag Humas RSUP H Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak membenarkan seorang pegawai rekam medik terkonfirmasi. "Ya betul. Dan menurut kepala unit kerjanya, kontak erat sudah di-tracing oleh Tim Pencegahan Penularan Covid-19 di rumah sakit," ujarnya.

Ia mengatakan siapapun pegawai terkonfirmasi sudah ada tim khusus yang menangani protokol pencegahan penularannya. Tim ini nantinya akan melakukan serangkaian proses tracing dengan siapapun yang menjadi kontak erat pegawai yang terkonfirmasi.

"Setelah melalui proses tracing, tim tersebut akan mengeluarkan rekomendasi, siapa saja yang masuk dalam kategori kontak erat, siapa yang bukan, dan protokol kesehatan apa yang harus dilakukan. Apakah rapid atau swab, apakah harus isolasi mandiri atau tidak. Jadi semua ada prosedurnya," ujarnya.

Menanggapi sudah ada upaya tracing yang dilakukan tim medis RS Adam Malik, sejumlah pegawai rekam medik mengaku belum ada dilakukan tes, namun hanya mendata nama-nama yang ada melakukan kontak dengan pasien.

Rosario menjelaskan, tracing menyelidiki dan menginvestigasi. "Jadi yang terkonfirmasi positif ditanyain, siapa aja yang kontak dengan pasien, nanti mereka ditanyain satu-satu kontak terakhir kapan, kontaknya bagaimana, ada gejala atau tidak dan sebagainya. Dari hasil investigasi itu, barulah nanti keluar rekomendasi, apa perlu rapid atau swab, apa perlu isolasi mandiri atau tidak," jelasnya. (*)


Editor: [email protected]/[email protected]

T#gs RSUP H Adam MalikRosario Dorothy Simanjuntakpegawai rekam medikTerkonfirmasi Covid-19
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments