Sabtu, 04 Jul 2020
PalasBappeda
  • Home
  • Berita Terkini
  • Pasca Bentrokan Antar Warga di Tapanuli Selatan, Polisi Amankan 7 Warga dan 1 Kepala Desa

Pasca Bentrokan Antar Warga di Tapanuli Selatan, Polisi Amankan 7 Warga dan 1 Kepala Desa

Nimrot Siregar Jumat, 29 Mei 2020 16:25 WIB
Foto SIB/Dok

8 warga Desa Benteng Huraba, Kecamatan Batang Angkola, Tapanuli Selatan ketika diamankan di Polres Tapsel sekaitan bentrokan antar warga Desa Benteng Huraba dengan Kelurahan Pintu Padang, pada Selasa (26/5/2020). 

Tapanuli Selatan (SIB)
Sebanyak 7 warga dan 1 Kepala Desa diamankan Polres Tapanuli Selatan sekaitan bentrok antar warga Desa Benteng Huraba dengan Kelurahan Pintu Padang, Kecamatan Batang Angkola, Tapsel, pada Kamis malam (28/5/2020).

Warga yang diamankan salah satunya adalah Kepala Desa merupakan warga Desa Benteng Huraba. Mereka diamankan polisi, terkait pengeroyokan, pembakaran dan provokasi bentrokan dengan warga Kelurahan Pintu Padang yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Pada Kamis malam (28/5/2020) sempat juga terjadi lagi ketegangan antar warga Benteng Huraba dengan warga Pintu Padang. Bahkan, arus lalulintas di sana sempat macet total karena posisi Desa Benteng Huraba dengan Kelurahan Pintu Padang bertetangga dan berada pada jalan lintas Sumatera.

Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj dalam pernyataannya Jumat (9/5/2020) membenarkan pengamanan warga tersebut. "Kamis malam pukul 23.30 WIB telah diamankan delapan orang warga Desa Benteng Huraba sebagai tersangka pertikaian antar kampung yang terjadi pada tanggal 26 Mei 2020 kemarin," ujarnya.

Mereka diperika secara intensif dan setelah pemeriksaan, ditetapkan tujuh orang tersangka ditambah satu orang yang diamankan tadi sore sekira pukul 18.15 WIB. Total yang diamankan delapan orang sebagai provokator dan tindak kriminal pembakaran rumah dan sepeda motor (milik Badriansyah Daulay).

Mengantisipasi bentrok susulan, telah diturunkan petugas keamanan dari berbagai unsur. Dari satuan Brimob 50 orang, Yonif 123/RW 50 orang, Polres Tapsel 100 orang, Polres Padangsidompuan 30 orang, Satpol PP 35 orang dan Dishub 25 orang.

Disebutkannya, pihak aparat keamanan bersama tokoh masyarakat kedua belah pihak yang bertikai mengimbau warga tetap bersabar dan menjaga kondusifitas keamanan di wilayah masing-masing desa.

"Kesepakatan perdamaian sudah diadakan untuk tidak berkelanjutan . Proses hukum atas peristiwa bentrokan tetsebut tetap berjalan," jelas Kapolres. (*)


Editor: Wilfred Manullang/Bantors

T#gs Desa benteng huraba Kelurahan Pintu Padang bentrok wargapolres tapsel
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments