Kamis, 06 Agu 2020

Musa Rajekshah Diinginkan Terpilih Aklamasi di Musda PG Sumut X

Donna Hutagalung Kamis, 09 Juli 2020 21:46 WIB
SIB/Donna Hutagalung
DUKUNG : Sejunlah pengurus Partai Golkar Sumut, di antaranya Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu PG Sumut, Irham Buana Nasution, 
Wakil Ketua Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Partai Golkar Sumut,  HM Hanafiah Harahap, Wakil Sekretaris Iwan Habib Nasution, dalam jumpa pers di Medan, Kamis (9/7/2020), menyatakan kebulatan tekad mendukung Musa Rajekshah menjadi Ketua DPD PG Sumut 2020-2025 pada Musda X PG Sumut, akhir Juli mendatang di Jakarta. 
Medan (SIB)
Surat diskresi Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto kepada Musa Rajekshah alias Ijeck, merupakan perintah kepada seluruh kader untuk memilih Wakil Gubernur Sumatera Utara itu menjadi Ketua DPD Partai Golkar Sumut 2020-2025 pada musyawarah daerah (Musda) Partai Golkar Sumut X, yang akan digelar di Jakarta akhir Juli mendatang.

"Tujuan ketua umum mengeluarkan surat diskresi kepada Musa Rajekshah, agar Musda PG Sumut X berlangsung aklamasi. Jadi, jika ada pengurus, ketua-ketua DPD II kabupaten/kota yang tidak mendukung, itu artinya yang bersangkutan mengangkangi perintah ketua umum," kata Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu PG Sumut, Irham Buana Nasution dalam jumpa pers di Medan, Kamis (9/7/2020) malam.

Irham juga menegaskan, Musa Rajekshah adalah kader Partai Golkar dibuktikan dengan keanggotaannya di partai berlambang pohon beringin itu. Irham mengatakan, Musa Rajekshah memiliki kartu anggota Partai Golkar yang ditandatangani Airlangga Hartarto.

"Musa Rajekshah itu pengurus Kosgoro pusat bersama Agung Laksono. Selain itu, keluarga besarnya juga banyak yang menjadi pengurus Partai Golkar," kata Irham.

Meski begitu, kata Irham, Musa Rajekshah membutuhkan surat diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar sebagai syarat untuk maju di musda sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, yakni harus menjadi anggota Partai Golkar sekurang-kurangnya 5 tahun berturut-turut.

"Sudah jelas Musa Rajekshah sebagai kader Partai Golkar dan tidak perlu diperdebatkan lagi," kata Irham.

Surat diskresi yang merupakan hak prerogatif Ketua Umum DPP Partai Golkar, kata Irham, menunjukkan Airlangga Hartarto memberikan hak istimewa kepada Musa Rajekshah untuk maju sebagai Ketua DPD I PG Sumut pada musda mendatang.

"Surat diskresi kepada Musa Rajekshah ini juga menunjukkan ketua umum menginginkan Musda X PG Sumut berlangsung aklamasi," ujar Irham.


Wakil Ketua Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Partai Golkar Sumut, HM Hanafiah Harahap menambahkan, Musda X PG Sumut di Jakarta pada akhir Juli mendatang, akan dipimpin pengurus DPP, yakni H Syamsuddin.

Ia juga mengatakan surat diskresi Ketua Umum Partai Golkar merupakan instruksi kepada semua kader Partai Golkar Sumut untuk mendukung Musa Rajekshah menjadi Ketua DPD PG Sumut. Untuk itu, ia berharap seluruh Ketua DPD II PG kabupaten/kota di Sumut mematuhi instruksi tersebut.

Sebelumnya, sejumlah pengurus PG Sumut bersama Musa Rajekshah diterima Airlangga Hartarto di kediamannya di Jalan Tirtayasa Jakarta Selatan, Senin (7/7/2020). Selain bertemu Airlangga, mereka juga diterima Agung Laksono, Luhut Panjaitan dan Aburizal Bakri. (*)


Editor: [email protected]

T#gs Musa RajekshahMusda X Partai Golkar SumutPartai Golkar Sumutsurat diskresi
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments