Kamis, 06 Agu 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • Mengaku Tak Makan Lagi, 2 IRT Sambil Gendong Bayi Datangi Kantor Bupati Labuhanbatu

Mengaku Tak Makan Lagi, 2 IRT Sambil Gendong Bayi Datangi Kantor Bupati Labuhanbatu

Efran Simanjuntak Selasa, 07 April 2020 19:24 WIB
Foto SIB/Dok
DATANGI KANTOR BUPATI: Seorang ibu rumah tangga warga Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara, sambil menggendong bayinya nekat mendatangi kantor bupati memohon bantuan, karena tidak makan lagi sejak suaminya dirumahkan setelah wabah virus corona. 
Rantauprapat (SIB)
Dua ibu rumah tangga (IRT) sambil menggendong bayinya mendatangi Kantor Bupati Labuhanbatu di Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat Sumatera Utara, ingin bertemu Bupati Andi Suhaimi Dalimunthe. Keduanya berurai air mata menceritakan kondisi ekonomi mereka yang terpuruk hingga tidak makan lagi dan bayinya tidak bisa minum susu pasca merebaknya wabah coronavirus disease (Covid-2019).

Keduanya mengaku sudah tidak makan lagi sejak suami mereka tidak berkerja akibat virus corona, yang membuat pemerintah mengimbau agar di rumah saja, sehingga perusahaan merumahkan suami mereka.

"Kami sebenarnya malu, tapi sudah tidak tahu lagi mau minta tolong ke mana, makanya kami datang ke kantor bupati ini," kata wanita 40-an tahun itu menangis.

Ia juga menangisi bayinya berusia 8 bulan yang tidak bisa lagi minum susu karena tidak ada uang beli susu yang paling murah sekalipun. Sejak suaminya tak kerja lagi, bayinya hanya diberi air putih.

Sebelumnya, mereka mengaku sudah menjumpai lurah, tetapi katanya tidak ada bantuan untuk warga. Akibat kebutuhan makan yang sangat mendesak, akhinya mereka nekat datang ke kantor bupati.

"Kami sudah tidak tahu lagi mau bilang apa, mudah-mudahan pak bupati mau membantu kami biar bisa beli beras," harapnya.

Cerita IRT tersebut direkam dan difoto wartawan kemudian dikirimkan via WhatsApp ke Sekda. Selang beberapa saat, supir pribadi bupati datang menghampiri kedua ibu tersebut dan membawa masuk ke kantor bupati. Beberapa menit kemudian kedua ibu tersebut keluar dengan sumringah. Mereka mengaku dapat bantuan secukupnya dari bupati.

Warga setempat, Zainul kepada hariansib.com, Selasa (7/4/2020), mengisahkan nekatnya kedua IRT itu sambil menggendong anak bayinya datang ke kantor bupati. Ia merasa perihatin dan khawatir gejolak ekonomi seperti yang dialami kedua ibu itu meledak apabila wabah virus corona masih panjang. (*)


Editor: Wilfred Manullang

T#gs COVID-19covid 19Rantauprapatvirus Coronabupati Labuhanbatuirt datangi kantor bupati
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments