Rabu, 30 Sep 2020

Melalui Surat Imbauan, Bupati Dairi Kutip Uang ASN

Edison P. Malau Selasa, 21 April 2020 18:57 WIB
Kupang.tribunnews.com

Ilustrasi

Sidikalang (SIB)
Hingga saat ini, jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Dairi telah menyetorkan uang senilai Rp 159.570.000, sesuai imbauan melalui surat Bupati Dairi Nomor 338/1654, tertanggal 8 April 2020 lalu. Surat yang ditandatangani Bupati tersebut ditujukan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Dairi dengan tembusan Forkopimda.

Plt Kadisdik Dairi, Besli Pane kepada hariansib.com, Selasa (21/4/2020), menyebutkan, seluruh jajarannya memberikan sumbangan bervariasi dan menyetorkan uang hingga keempat kalinya.

“Setoran tahap ketiga, total yang sudah masuk dan telah disetor ke sekretariat gugus Rp 99.485.000. Saat ini masih ada tambahan Rp 60.085.000, sehingga total seluruhnya Rp 159.570.000. Uang tersebut disetorkan kepada petugas posko gugus di kantor Bagian Kesra, Marina Pakpahan SKM,” ujar Pane dan mengaku sumbangan khusus Disdik hanya Rp. 2.300.000 dan mungkin masih berlanjut.

Surat Bupati Dairi perihal imbauan dengan sifat penting merupakan bentuk kepekaan dan kepedulian sosial terhadap dampak Covid-19 di Dairi. Dalam surat juga disuruh supaya masing-masing pimpinan OPD yang mengkoordinir dan disampaikan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dairi di ruang rapat Sekretaris Daerah.

Kutipan tersebut dimaksudkan untuk meringankan beban warga yang terdampak Covid-19 pada 3-4 bulan ke depan. Dalam surat disebutkan, kutipan dijanjikan dipublikasikan. Hingga saat ini, jumlah uang senilai Rp 159.570.000 masih dari jajaran Disdik Dairi yang merupakan para tenaga pendidik, belum termasuk dari OPD lainnya.

Bupati Dairi melalui Kadiskominfo Dairi, Rahmatsyah Munte yang dikonfirmasi Selasa (21/4/2020), mengirimkan berbagai data penerimaan sumbangan. Data yang diterima, hingga 17 April 2020, uang sudah terkumpul senilai Rp. 131.055.000 dari OPD dan dari pihak swasta lainnya.

Selain itu, berbagai bantuan dari Provinsi Sumut juga disampaikan, namun belum ada sedikit data tentang pembagian bantuan langsung kepada warga. Dalam daftar yang disebut laporan, seluruh bantuan pada umumnya digunakan para pejabat, baik di rumah sakit, posko gugus tugas, kecamatan dan kelurahan dan tidak ada disalurkan ke warga.

"Bantuan ke warga ada, namun masih proses," tulisnya.

Demikian juga dengan jumlah bantuan yang diterima terlihat selisih. Disdik Dairi mengaku sudah menyetorkan senilai Rp 159.570.000, sedangkan bantuan keseluruhan di Gugus Tugas Covid-19 hingga 17 April 2020, senilai Rp. 131.055.000. (*)


Editor: Donna Hutagalung

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments