Rabu, 30 Sep 2020

Marga Naibaho Siasati Pesta Adat Sesuai New Normal

Josmar Naibaho Selasa, 02 Juni 2020 17:08 WIB
Foto: SIB/Josmar Naibaho

Rapat tokoh adat marga Naibaho

Jakarta (SIB)

Mengantisipasi penerapan kenormalan baru (new normal) agar sesuai dengan protokol Covid19 yang digariskan Pemerintah, keturunan Raja Naibaho Siahaan di Jakarta melalukan penyesuaian pelaksanaan pesta adat perkawinan (pangoli anak dan pamuli boru. Salah satu penyesuaian yang akan dilakukan adalah penerapan physical distancing dan pembatasan jumlah undangan.

"Disepakati, pesta adat akan mengacu kepada protokol covid19, memberlakukan physical distancing dan pembatasan undangan," ujar Ketua Umum Raja Naibaho Siahaan Jakarta usai menggelar rapat dengan para tokoh adat marga Naibaho Siahaan di New Hunter Cafe, Jakarta, Senin (1/6/2020).

Para tokoh yang hadir dalam rapat tersebut antara lain Op.Rio Naibaho, Op.pelove Naibaho, Op.Mathew Naibano, Op.Alfaro Naibaho, Op.Moses Naibaho,Op.Jemima Naibaho, Op.Lady Naibaho, A.Ruth Naibaho, Rudolf Naibaho, Op.Sean Naibaho, Op.Genesis Naibaho, Op.Baren Naibaho, A.Raja Naibaho, A.Gaby Naibaho, Billy Naibaho, Sabar Samosir dan Tambunan.

Hal lain yang disepakati dalam rapat ini adalah bahwa acara Marhusip, Martumpol dan Martinggo Raja (3M) maksimal dihadiri 20-30 orang saja, termasuk protokol dan parhata.

Untuk acara unjuk (pesta perkawinan)

Jumlah undangan disesuaikan dgn kapasitas gedung dengan tetap mengacu kepada anjuran pemerintah setempat, yakni menjaga jarak (tempat duduk) 1-1,5 meter.

"Pada saat pamuli boru (mengawinkan anak perempuan), penyematan ulos cukup dilakukan keluarga besar pengantin. Selebihnya disarankan menyampaikan ulos dalam bentuk uang," ujar Jumaga Naibaho.

Juga dalam hal menyampaikan "tudu tudu ni sipanganon kepada pihak hula hula/boru cukup dilakukan keluarga dekat pengantin."Semua acara dilakukan tanpa salam salaman,"jelas Jumaga.(*)
Editor: Robert Banjarnahor

T#gs COVID-19covid 19PenerapanRaja Naibahoperkawinan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments