Kamis, 06 Agu 2020

Ketua HIMNI Khawatirkan Penanganan Corona di Nias

Riswan H Gultom Kamis, 02 April 2020 19:20 WIB
SIB/Riswan H Gultom

DIPERLENGKAPI 125 APD: Diberi tanggung jawab menghadapi pasien corona, RSUD Gunungsitoli hanya diperlengkapi APD 125 set sesuai surat serah terima barang. 

Gunungsitoli (SIB)
Ketua DPD Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Sumut Turunan Gulo, Kamis (2/4/2020) mengkhawatirkan kesiapan tim kesehatan di Pulau Nias dalam menangani pasien Covid-19 jika sewaktu-waktu ada.

Kekhawatiran Turunan disebabkan berbagai hal antara lain, belum jelasnya penunjukan salah satu rumah sakit (RS) menjadi rujukan corona, minimnya Sarpras RS di Pulau Nias hingga alat pelindung diri (APD) yang seadanya.

"Kami hanya mendengar informasi adanya pengiriman APD dengan jumlah kecil, hanya 125 set. Rapid test, ruang isolasi dan peralatan yang berhubungan dengan Covid-19 tentu masih banyak," katanya sembari menilai usaha 5 pimpinan daerah belum serius.

Turunan berpendapat, lima kepala daerah (KDH) di Kepulauan Nias harus berteriak keras kepada pemerintah pusat dan Gubernur Sumut. "Kami juga menuntut perhatian pemerintahan pusat melalui Pemprov Sumut untuk menghunjuk rujukan corona dengan fasilitas layak. Pulau Nias sangat jauh dari daratan," tambahnya.
Direktur RSUD Gunungsitoli, dr Julius Dawolo dan Kabid Pelayanan dr Hotman Purba pada hari yang sama mengatakan, belum ada penunjukan resmi RS yang mereka dipimpin sebagai rujukan. Soal bantuan sarana, RSUD hanya mendapat APD 125 set. (*)

Editor: Robert Banjarnahor

T#gs (APD)Direktur RSUD GunungsitoliGunung SitoliKetua DPD Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) SumutTurunan Gulodi pulau Niasdr Julius Dawolominimnya Sarpras RS di Pulau Niaspasien Covid-19pemerintah pusat dan Gubernur Sumutrujukan corona
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments