Kamis, 02 Jul 2020
PalasBappeda

Bangunan Dipromosikan Plaza Berubah Jadi Ruko di Jalan Imam Bonjol

Kadis DPMPTSP : Pengelola Sudah Ditegur Karena Tidak Ada Izin Reklame

Japet Arki Bangun Selasa, 26 Mei 2020 23:21 WIB
SIB / Japet Arki Bangun

BANGUNAN : Kondisi bangunan yang dipromosikan menjadi plaza di Jalan Imam Bonjol, Tebingtinggi, Selasa (26/5/2020). 

Tebingtinggi (SIB)
Bangunan di Jalan Imam Bonjol tepatnya depan stasiun kereta api yang tertutupi seng dan baliho menjadi pusat perhatian warga yang melintas di lokasi tersebut. Pasalnya, awal dibangun ada terpasang promosi plaza namun terlihat seperti rumah toko (Ruko).

"Kita heran melihat bangunan tersebut, dari awal pengerjaan ada baliho bertuliskan Imam Bonjol Plaza, tapi sekarang baliho sudah dicat hitam. Diduga ada yang tidak beres," kata Ketua GM FKPPI Tebingtinggi, Ferry Lukas P Tarigan kepada SIB, Selasa (26/5/2020).

Ferry mengatakan, dicat hitam baliho yang bertuliskan Imam Bonjol Plaza diduga ada sesuatu yang tidak beres. Apakah itu terkait izin bangunan maupun izin reklamenya. Dan dari segi bangunan seperti ruko.

"Kita sangat menyambut baik adanya pembangunan plaza di Tebingtinggi. Hal ini menandakan ada kepercayaan investor dan akan meningkatnya perekonomian di Tebingtinggi. Tapi jika berubah menjadi Ruko maka harus ditinjau kembali izinnya," ujarnya.

Ferry meminta Pemko Tebingtinggi melalui dinas terkait untuk menegur pihak pengelola. Jika memang izinnya membangun ruko tidaklah harus dipromosikan menjadi plaza karena dapat dikategorikan pembohongan publik.

Selain pembohongan publik. Ferry menilai ada terjadi kerugian bagi Pemko Tebingtinggi berupa izin iklan reklame dan dikhawatirkan izin bangunannya juga bermasalah.

Saat SIB melakukan konfirmasi ke lokasi, tidak ada yang bisa dijumpai. Kondisi pagar seng tertutup dan terkunci.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP) Tebingtinggi H Surya Darma kepada SIB mengatakan, bangunan di Jalan Imam Bonjol depan stasiun KA tersebut ada IMBnya untuk bangunan Ruko. Dalam pengurusan IMB tersebut, Plt Kadis PU Ir Ahmad Bakri Siregar masa itu langsung datang ke DPMPTSP untuk mengurusnya.

Terkait terpampang reklame "Imam Bonjol Plaza", Surya mengatakan pihaknya sudah memberi teguran terhadap pemilik ruko karena tidak ada izin reklame.

"Mereka mempromosikan Ruko menjadi bangunan plaza sudah menyalahi ketentuan / tidak memiliki izin reklame dan sudah ditegur. Dan dari pantauan petugas sudah dicat hitam," jelasnya.


Surya juga mengatakan, pada prinsipnya semua penerbitan IMB tetap dan/atau wajib dimohonkan dan rekomendasi tehnis dari Dinas PU. Dinas Perizinan hanya menerbitkan sertifikat setelah adanya pertimbangan PU. (*)



Editor: Robert/Eva Rina P

T#gs Tags : RukoTebing tinggi
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments