Senin, 21 Sep 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • Johannes Hutagalung : Jangan Sebut 21 PAC PDI Perjuangan Medan Mendukung Akhyar Nasution

Johannes Hutagalung : Jangan Sebut 21 PAC PDI Perjuangan Medan Mendukung Akhyar Nasution

Desra Gurusinga Senin, 03 Agustus 2020 20:53 WIB

Johannes Hutagalung

Medan (SIB)
Jangan bawa nama 21 Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Medan dalam mendukung salah satu calon pada Pilkada. Karena, tidak semua PAC menyatakan dukungannya terhadap Akhyar Nasution dalam Pilkada Medan.

"Kader PDI Perjuangan di PAC di Medan masih menunggu keputusan DPP untuk menentukan calon yang dianggap pas untuk didukung pada Pilkada nantinya," ujar Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Sunggal, Johannes Hutagalung kepada wartawan, Senin (3/8/2020), menanggapi adanya statemen yang berkembang di media 21 PAC diyakini masih mendukung Akhyar Nasution, walaupun sudah pindah partai.

Sebelum ada keputusan dari DPP, PAC tidak akan mendukung siapa pun. Namun setelah nantinya DPP memutuskan nama calon pada Pilkada Medan, barulah semua kader akan mendukungnya.

“Itu sudah garis partai yang harus diikuti,” ujar Anggota DPRD Medan itu.

Tidak seharusnya salah satu Ketua PAC mengklaim 21 PAC mendukung Akhyar. “Kalau mau mendukung secara pribadi, silahkan saja. Namun secara berpartai, hal itu dilarang,” ujarnya.

“Yang pasti, kami akan tetap mendukung siapa pun yang diputuskan DPP, tanpa ada tawar menawar,” ujar Hutagalung lagi.

Kader PDI Perjuangan, katanya, sudah selayaknya taat dan patuh terhadap keputusan partai. Dan para kader tidak pernah merasa dibohongi DPP dalam pencalonan di Pilkada.

Apapun yang diputuskan DPP merupakan orang terbaik yang bisa memperbaiki Medan 5 tahun ke depan. Siapapun orangnya, pasti sudah diseleksi dan dipertimbangkan dengan matang.

"Lagipula, kenapa harus ngotot mendukung salah satu calon sebelum ada keputusan partai," ujarnya.

Selain itu, ditegaskan Anggota Komisi II DPRD Medan itu, PDI Perjuangan sudah sangat demokrasi dengan memberikan kesempatan kepada DPC untuk melakukan penjaringan dan mengirimkan sejumlah nama ke DPP untuk diputuskan menjadi calon. Semua sudah sesuai mekanisme partai.

"Kalau tidak sabar menunggu keputusan DPP, silahkan keluar dari partai. Apalagi kalau mendukung orang yang sudah ‘lompat’ ke partai lain, perlu dipertanyakan motivasinya,"pungkasnya.

Seperti diberitakan di sejumlah media, Ketua PAC PDIP Medan Johor Gumana Lubis, menyatakan dirinya meyakini 21 PAC yang dahulu pernah mendeklarasikan dukungan kepada Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution untuk maju di Pilkada 2020 masih solid. (*)



Editor: [email protected]/[email protected]

T#gs PAC PDI Perjuangan medanbalon walikota medanPilkada Medan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments