Jumat, 14 Agu 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • Jenazah Pasien yang Meninggal di Perjalanan ke Rumah Sakit Dikebumikan Malam Ini

Jenazah Pasien yang Meninggal di Perjalanan ke Rumah Sakit Dikebumikan Malam Ini

Frans Simanjuntak Kamis, 26 Maret 2020 00:04 WIB
Foto SIB/Dok

AMBULANS : Satu unit mobil Ambulans milik Pemkab Humbahas yang diduga membawa pasien untuk dirujuk ke RSUD Tarutung tampak berhenti di tengah jalan dan diabadikan sejumlah pengendara dan viral di media sosial, Rabu (25/3/2020).

Humbahas (SIB)

Pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doloksanggul yang dikabarkan meninggal dunia, Rabu (25/3/2020) petang, saat dirujuk ke RSUD Tarutung diketahui bernama Indah Lestari Purba (19), berdomisili di Medan, dan orangtuanya di Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor melalui Kadis Kominfo Hotman Hutasoit kepada hariansib.com melalui Whatsapp menjelaskan pasien pulang dari Medan ke Doloksanggul pada 2 Maret 2020. Keesokan harinya, dia merasa demam. Dan pada 7-15 Maret, dia diopname di RSUD Doloksanggul dengan diagnosa penyakit tipus. Dan pada 15 Maret pasien pulang ke rumah dalam keadaan sudah sehat.

Selanjutnya pada 17 Maret, pasien kontrol ke RSUD Doloksanggul dan dalam keadaan sehat. Namun pada 24 Maret, pasien kembali masuk RSUD Doloksanggul melalui ruang UGD dan dianjurkan opname.

"Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen foto torax oleh dokter spesialis paru, didapati adanya gambaran mengarah ke pnemonia dan dokter paru merujuk yang bersangkutan ke RSUD Tarutung pada 25 Maret. Tetapi sebelum tiba di RSUD Tarutung, pasien sudah meninggal di perjalanan. Pasien dibawa kembali pulang ke RSUD Doloksanggul," kata Hotman.

Hotman menjelaskan, untuk menjaga informasi yang simpang siur di tengah masyarakat, khususnya menjaga ketenangan dan kenyamanan keluarga atas meninggalnya almarhum di perjalanan menuju RSUD Tarutung (sebagai pasien rujukan), dan meskipun belum ada kepastian korban kena Virus Corona atau tidak, namun telah disepakati dengan keluarga, jenazah korban akan dikebumikan malam ini juga, sebagaimana Surat Edaran Bupati Humbahas tentang kewaspadaan penularan Covid-19 agar menghindari kerumunan massa.

"Belum mendapat kepastian pemeriksaan laboratorium yang bersangkutan belum disimpulkan terjangkit Virus Corona atau Covid-19. Namun untuk menjaga menjaga informasi yang simpang siur, khususnya menjaga ketenangan keluarga. Pemkab Humbahas dalam hal ini Forkopinca Doloksanggul bersepakat dengan keluarga untuk menguburkan almarhum malam ini juga," pungkasnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Hasudungan Silaban dan Direktur RSUD Doloksanggul Netty Simanjuntak menjelaskan pasien belum bisa mereka pastikan terkena Covid-19 karena belum melakukan pemeriksaan rapid test atau swab cairan spesimen untuk diperiksa

Sementara informasi dari sejumlah rekan pasien mahasiswa USU mengatakan, almarhum mempunyai histori maag (asam lambung) dan sudah terjadi infeksi. Hal itu dibenarkan pihak keluarga, Sahala Purba mengatakan almarhum memang mengidap penyakit asam lambung dan setiap makan selalu muntah. (*)
Editor: Donna Hutagalung

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments