Kamis, 06 Agu 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • Jalan Penghubung Siantar-Tanah Jawa akan Dibangun, Warga Minta Jangan Diundur Lagi

Jalan Penghubung Siantar-Tanah Jawa akan Dibangun, Warga Minta Jangan Diundur Lagi

Revado Marpaung Sabtu, 11 Juli 2020 18:53 WIB
SIB/Revado Marpaung

Kondisi arus lalu lintas di jalan provinsi penghubung Siantar-Tanah Jawa di Pondok 8 Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun dilakukan dengan sistem buka tutup, Sabtu(11/7/2020).

Tanah Jawa (SIB)
Masyarakat Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun saat ini sedikit lega, pasalnya, jalan provinsi penghubung Siantar-Tanah Jawa yang longsor bertahun-tahun akan diperbaiki tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan Supriyono, Tegar, Rudi dan S Saragih kepada hariansib.com, Sabtu, (11/7/2020) di Tanah Jawa.

Supriyono mengapresiasi seluruh elemen baik pemerintah provinsi, kabupaten dan juga para wakil rakyat provinsi dan kabupaten yang turut berpartisipasi untuk memperjuangkan agar jalan provinsi penghubung Siantar-Tanah Jawa persisnya di Pondok 8 Nagori Marubun Jaya agar segera diperbaiki.

Kata Supriyono, sebenarnya masyarakat sudah gerah karena bencana yang telah terjadi berulang-ulang tak bisa diselesaikan sama sekali. Padahal, jalan ini sangat vital dilalui masyarakat di Kabupaten Simalungun maupun Kabupaten Asahan. Jadi sudah selayaknya diselesaikan dengan cepat.

Mereka berharap agar rencana pembangunan jalan ini tidak mundur lagi. Karena bertahun-tahun masyarakat telah merasakan dampak jalan longsor tersebut. "Kami minta pemerintah serius untuk membangun jalan ini", pungkas Tegar dan Saragih.

Sementara Pangulu Marubun Jaya Sarinah mengaku kecewa karena masyarakat telah menunggu bertahun-tahun perbaikan jalan, namun belum juga ada realisasi. Semua hanya teori yang membuat masyarakat tenang.
Padahal, katanya dulu tahun 2020 akan diperbaiki. Sekarang, katanya tahun 2021. Jadi gitu-gitu saja terus. "Sementara masyarakat sangat butuh perbaikan jalan penghubung Siantar-Tanah Jawa ini," keluhnya.

Kemudian, rasa kekecewaan Sarinah terjadi karena mengingat pandemi covid-19 yang terjadi sejak beberapa bulan yang lalu seluruh angggaran bisa dialihkan untuk penanganan covid-19, mulai dari penanggulangan hingga bantuan sembako dan bantuan langsung tunai.

Sementara, jalan yang telah bertahun-tahun ditunggu masyarakat untuk diperbaiki, tak juga diperbaiki. "Iya anggaran yang lain-lain itu jugalah dialihkan untuk penanganan jembatan di Pondok 8 ini", katanya.(*)



Editor: [email protected]

T#gs jalan siantar tanah jawa rusakPerbaikan Jalansimalungun
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments