Rabu, 08 Jul 2020
PalasBappeda

GMKI Soroti Anggaran Rp1,2 M untuk Live Streaming Covid-19 di Sumut

Leo Bukit Sabtu, 30 Mei 2020 14:54 WIB
Dok/GMKI

Gito M Pardede 

Medan (SIB)
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Sumut menyoroti Dinas Kominfo Provinsi Sumut memakai pihak ketiga serta mengucurkan anggaran Rp1,2 miliar untuk live streaming (siaran langsung melalui youtube) sebagai sumber informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan Covid-19.

Koordinator GMKI Wilayah Sumut-NAD Gito M Pardede mengatakan, selama ini live streaming memakai pihak ketiga telah mengeluarkan anggaran yang cukup besar. Seharusnya peran Kominfo Sumut sangat diberdayakan pada masa genting ini.

Menurutnya, penggunaan anggaran yang begitu besar untuk live streaming dan youtube Humas Sumut sangat tidak logika, mengingat jumlah penonton dari media tersebut sangat sedikit.

"Apalagi yang mengurusnya bukan Dinas Kominfo. Saya lihat hanya seratusan penonton setiap harinya," kata Gito kepada wartawan di Jalan Iskandar Muda Medan, Sabtu (30/5/2020).

Gito Pardede menilai hal ini luar biasa pemborosan di masa pandemi yang tidak bisa ditebak kapan selesainya. Harusnya Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprov Sumut) lebih jeli dalam mengalokasikan anggaran agar bisa lebih hemat dan efisien dalam melakukan penganggaran serta penanganan Covid di Sumut.

Aktivis pemuda Kristen Sumut ini mengatakan, penggunaan anggaran hasil restrukturisasi Pemprov Sumut dan dana dari pusat masih banyak permasalahan di masyarakat. Misalnya permasalahan sembako yang menghabiskan ratusan miliar rupiah belum selesai dijelaskan pemerintah.

"Jadi kondisi ini harus kita perhatikan, jangan sampai pandemi ini salah digunakan untuk peluang korupsi," ketus Gito.

Saat ini, kata Gito, Pemprov Sumut juga memiliki tugas untuk memastikan seluruh rakyat Sumatera Utara untuk tetap dapat bertahan di situasi pandemi ini. Jika mengalokasikan anggaran begitu besar namun tidak serius sehingga banyak kesalahan, ini akan membuka peluang korupsi, dan rakyat akan marah.

Gito menyarankan agar Pemprov Sumut manfaatkan peran perusahaan media dalam penyampaian informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan wabah Covid-19.

"Sekali lagi saya tegaskan, memakai pihak ketiga sangatlah boros. Untuk apa ada Dinas kominfo kalau tidak bisa melobi perusahaan media yang ada di Sumut untuk bekerjasama dalam hal ini," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan anggaran live streaming terlalu besar, Dinas Kominfo Sumut tidak akan lagi memakai pihak ketiga dalam menyiarkan informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan Covid-19. Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Kominfo Sumut, Irman kepada wartawan saat dihubungi melalui telepon selulernya di Medan, Kamis (28/5/2020).

Dia menjelaskan, selama ini live streaming yang dilakukan tersebut memakai pihak ketiga dan terkesan mengeluarkan anggaran yang besar. Untuk itulah ke depan pihaknya tidak lagi akan memakai pihak ketiga. Irman mengaku anggaran yang dikelola untuk melakukan siaran langsung melalui youtube itu mencapai Rp1,2 miliar. Siaran langsung ini dapat dilihat dari akun youtube Humas Pemprov Sumut, setiap sorenya. (*)

Editor: Donna Hutagalung

T#gs Dinas Kominfo SumutGMKI SumutGito M PardedeSoroti Anggaran Live Streaming Covid-19
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments