Sabtu, 15 Agu 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • Dinonaktifkan Sewenang-wenang, Kades Taraha Mandrehe Utara Gugat Bupati Nias Barat ke PTUN

Dinonaktifkan Sewenang-wenang, Kades Taraha Mandrehe Utara Gugat Bupati Nias Barat ke PTUN

Putra Nainggolan Senin, 06 Juli 2020 14:18 WIB
Foto: Dok/Faduhusi Daely Yuniaro Lahagu
Faduhusi Daely
Yuniaro Lahagu
Nias Barat (SIB)
Kepala Desa (Kades) Taraha Kecamatan Mandrehe Utara Yuniaro Lahagu menggugat Bupati Nias Barat (Nisbar) Faduhusi Daely ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), karena menonaktifkan dirinya tanpa didasari ketentuan yang berlaku.

Kuasa hukum Kades Simponi Halawa dihubungi, Senin (6/7/2020), menjelaskan, Bupati Nisbar atau tergugat telah melakukan tindakan sewenang-wenang menonaktifkan kliennya tanpa didasari bukti-bukti dan mekanisme sesuai ketentuan.

Menurut Simponi, Surat Keputusan (SK) pemberhentian sementara hingga saat ini belum diterima kliennya. Mereka mengetahui adanya SK tersebut setelah diposting di media sodial (medsos) dan ramai diperbincangkan.

Dalam SK disebutkan, pemberhentian berdasarkan Perda Nomor 2 Tahun 2017 Nias Barat. Dalam pasal 63 dikatakan, Kades dapat diberhentikan sementara oleh Bupati karena tidak melaksanakan kewajiban sebagai Kades, melanggar larangan sebagai Kades, dinyatakan sebagai terdakwa dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun berdasarkan register perkara di pengadilan dan ditetapkan sebagai tersangka dalam pidana korupsi, teroris dan tindak pidana terhadap keamanan negaranya.

"Jadi dari situ, tidak ada unsur yang dipenuhi untuk menonaktifkan Kades karena semua sudah dilaksanakannya. Dalam SK tidak disebutkan pasal berapa yang dilanggar oleh Kades. Jadi mereka berspekulasi saja," katanya.

Dalam gugatan tersebut, Kades meminta hakim untuk membatalkan SK Bupati Nisbar Nomor : 141/40 tahun 2020 tentang pemberhentian sementara Kades Taraha Mandrehe Utara yang terbit 29 Mei 2020.

Ia juga menuntut Bupati untuk mencabut SK dan menuntut tergugat Bupati Nisbar untuk mengembalikan posisi penggugat sebagai Kades Taraha.

Sekda Nias Barat Fakhili Gulo yang dikonfirmasi terkait gugatan tersebut mengatakan, alasan pemberhentian sementara dapat dilihat dalam SK.

Fakhili mengatakan kepada wartawan untuk meminta SK tersebut langsung kepada Kades. "Silahkan minta sama Kadesnya," katanya.

Begitu juga Bupati Nisbar Faduhusi Daely yang diinformasikan adanya gugatan tersebut mempersilahkan kades untuk menempuh jalur hukum. "Lanjut saja mereka ke PTUN," katanya. (*)

Editor: [email protected]/[email protected]

T#gs Fakhili Gulo Kades Taraha Mandrehe Utara Sekda Nias BaratBupati Nias barat digugat
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments