Minggu, 05 Jul 2020
PalasBappeda

Dinas PMD Labuhanbatu Gelar FGD Penyehatan Badan Usaha Milik Desa 

Efran Simanjuntak  Sabtu, 30 Mei 2020 22:28 WIB
Dok/Dinas PMD Labuhanbatu

FGD BUMDES: Plt Kepala Dinas PMD Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan foto bersama peserta Forum Group Discussion tentang Percepatan Penyehatan dan Evaluasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Sabtu (30/5/2020), di Aula Dinas PMD Jalan Gose Gautama Rantauprapat. 

Rantauprapat (SIB)
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, menggelar Forum Group Discussion (FGD) tentang Percepatan Penyehatan dan Evaluasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (30/5/2020), di Aula Dinas PMD Jalan Gose Gautama Rantauprapat.


"Dinas PMD Kabupaten Labuhanbatu harus mengambil langkah cepat dalam proses pemulihan dan pengembangan usaha di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di Labuhanbatu. BUMDes harus segara kita evaluasi dan disehatkan agar menjadi lembaga yang mampu menghasilkan pendapatan asli desa (PADes)," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PMD Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan.


Dia menyebut pihaknya sengaja mengundang akademisi dan praktisi ekonomi dalam diskusi tersebut, antara lain Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Labuhanbatu (UNISLA), Dekan FE Universitas Labuhanbatu, Dekan FE Universitas Al-Washliyah (UNIVA) Labuhanbatu, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Labuhanbatu, Ketua Asosiasi Home Industri Indonesia (AHINDO) Labuhanbatu dan Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Labuhanbatu.


"Setiap peserta kita minta menyampaikan pandangan, ide dan gagasan tentang evaluasi perbaikan BUMDes di Labuhanbatu," ujar Abdi Pohan.


Katanya, sejauh ini, sejak berdirinya BUMDes di Labuhantu dari tahun 2016, hanya sedikit BUMDes yang mampu menghasilkan PADes.


"Ini sangat memprihatinkan. Padahal, dana yang disertakan untuk BUMDes tergolong cukup besar. Maka untuk itu, kami mengajak akademisi dan praktisi ekonomi duduk bersama mendiskusikan bagaimana cara BUMDes dapat dikelola dengan baik dan benar sehingga menghadilkan pendapatan asli desa," ujarnya.


Hal serupa disampaikan Taufik Umri selaku Koordinator Tenaga Ahli Pendamping Profesional Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Labuhanbatu.


"BUMDes salahsatu program prioritas yang ditetapkan Kementerian Desa yang diatur dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 4 tahun 2015 tentang pendirian, pengelolaan dan pembubaran BUMDes. Tujuan BUMDes untuk mengurangi pengangguran di desa, meningkatkan ekonomi desa dan menghasilkan pendapatan asli desa yang bisa dimanfaatkan masyarakat desa," jelasnya. (*)
Editor: Robert

T#gs BUMDesDinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)Forum Group Discussion (FGD)mendiskusikan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments