Jumat, 18 Sep 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • Diduga Pungli BST, Istri Kades Buluduri dan Pembagi Uang Dijemput Satreskrim Polres Dairi

Diduga Pungli BST, Istri Kades Buluduri dan Pembagi Uang Dijemput Satreskrim Polres Dairi

Tulus Tarihoran Selasa, 12 Mei 2020 15:32 WIB
Foto/SIB/Tulus Tarihoran

DIJEMPUT POLISI: Istri Kepala Desa Buluduri dan sejumlah pembagi uang bantuan dijemput polisi untuk dimintai keterangan, Selasa (12/5/2020), di Kantor Kepala Desa Buluduri.

Sidikalang (SIB)
Satuan reskrim Polres Dairi menjemput istri Kepala Desa Buluduri dan 5 orang pembagi uang ke masyarakat yang tidak terdaftar sebagai penerima manfaat, Selasa (12/5/2020).

Keenam ibu-ibu tersebut dijemput polisi dari kantor kepala desa untuk dimintai keterangan. Sebagian uang yang dikumpulkan dari penerima manfaat BST Kementerian Sosial, belum siap dibagikan kepada warga yang tidak terdaftar. Sisa uang turut juga dibawa ke Mapolres Dairi.

Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Junisar Rudianto Silalahi di Mapolres Dairi membenarkan penjemputan itu. Mereka dibawa ke Mapolres Dairi untuk dimintai keterangan terkait pengumpulan uang dari penerima BST.

"Ada dugaan pungutan liar (pungli) kepada penerima BST," kata Junisar.

Untuk lebih lanjut, kata Junisar, nanti ada keterangan dari pihak kepolisian.
Penerima manfaat BST dipungut Rp 500 ribu dari jumlah bantuan, untuk dibagikan ke masyarakat yang tidak terdaftar sebagai penerima. Pengumpulan uang diduga sudah dikoordinir.

Kepala Desa Buluduri, Osaka Sihombing mengatakan, penjemputan polisi untuk dimintai keterangan terkait pembagian uang dari BST secara merata. Pembagian uang dari BST sudah kesepakatan antara penerima manfaat BST dan warga yang tidak terdaftar melalui rapat dusun.

"Warga sepakat uang itu dibagi merata setelah diambil penerima manfaat dari Kantor Pos," kata Osaka.(*)


Editor: Wilfred Manullang/Donna

T#gs Desa Buluduri Dana BST dugaan pungliPolres Dairi
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments