Minggu, 27 Sep 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • Dibangun di Atas DAS, DPRD Minta Gudang PT SKI Tanjungbalai Dibongkar

Dibangun di Atas DAS, DPRD Minta Gudang PT SKI Tanjungbalai Dibongkar

Regen Silaban Rabu, 01 April 2020 17:37 WIB
SIB/Regen Silaban

Anggota DPRD Tanjungbalai dari Komisi A dan Komisi C saat Sidak bersama Dinas Perizinan, SatpolPP serta petugas Syahbandar Pelabuhan TBA, Rabu (1/4/2020). 

Tanjungbalai (SIB)
DPRD meminta kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai untuk membongkar bangunan di Gudang PT SKI karena dibangun permanen di atas Daerah Aliran Sungai (DAS).

Hal itu disampaikan Ketua Komisi A DPRD Tanjungbalai Dahman Sirait SH didampingi Wakil Ketua M. Yusuf beserta anggota Komisi A serta dari Komisi C saat inspeksi mendadak (sidak) bersama Dinas Perizinan Tanjungbalai dan Satpol PP serta petugas Syahbandar Pelabuhan TBA ke lokasi pembangunan gudang PT. SKI yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Pematang Sei Baru Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai, Rabu (1/4/2020).

"Bangunan ini harus dibongkar karena dibangun permanen di atas DAS. Hal itu telah melanggar Perda Tanjungbalai. Ditambah lagi belum memiliki izin dari pemerintah, "ucap Dahman Sirait.

Menurut mereka, bangunan itu sudah sangat menyalahi peraturan daerah serta ketentuan yang berlaku tentang DAS. Jadi dikhawatirkan ke depannya bisa menimbulkan konflik.

"Jika sudah dibangun permanen seperti ini, maka ke depannya pengusaha bisa minta ganti rugi jika pemerintah ingin mengembalikan fungsi DAS. Kan hal itu berujung konflik ke depannya, jadi lebih baik sekarang dibongkar," tegas M Yusuf.

Pemilik gudang PT. SKI itu telah mengakui belum mengantongi izin. Namun, pembangunan gudang yang bergerak di bidang bongkar muat ikan itu tetap dilanjutkan dan hampir rampung.(*)
Editor: Robert Banjarnahor

T#gs DPRD TanjungbalaiDaerah Aliran SungaiKetua Komisi A DPRD Tanjungbalai Dahman Sirait SHSidak bersama Dinas Perizinan Tanjungbalaitanjungbalaibangunan di Gudang PT. SKIbongkar muat ikanmelanggar Perda Tanjungbalaimengembalikan fungsi DAS
Berita Terkait
    Komentar
    Komentar
    Silakan Login untuk memberikan komentar.
    FB Comments