Sabtu, 08 Agu 2020

Damkar Hibah Korea untuk Samosir Masih Teronggok di Bengkel

Josmar Naibaho Jumat, 05 Juni 2020 09:32 WIB
Foto SIB/Ist
Mobil Damkar bantuan Korea untuk Samosir 
Jakarta (SIB)
Sembilan bulan sudah mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) yang dihibahkan Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan untuk kabupaten Samosir teronggok tak berdaya di bengkel PT. Karya Jaya Mandiri (Kajama), di Gunung Putri Kab. Bogor.

Pihak bengkel pun belum bisa memastikan kapan mobil Damkar hibah ini bisa berfungsi dan dikirimkan ke Pemkab Samosir.

"Alatnya masih di luar negeri. Alat untuk memprogram sistem elektrik kendaraan ini tidak tersedia di Indonesia. Jadi kita tunggu dulu alatnya," ujar Kepala Mekanik Kajama Paryoko saat ditemui SIB di Gunung Putri, Kab. Bogor, Kamis (4/6/2020).

Menurut Paryoko, September 2019 pihaknya menerima order hanya untuk menyesuaikan posisi setir dari kiri ke kanan. Setelah proses pindah setir selesai, ternyata Damkar merek Hyundai buatan tahun 2008 dengan transmisi matic ini punya masalah pada sistem elektriknya yang membuat mesin pompa air tidak berfungsi. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata antara engine mobil dengan mesin penggerak pemadam kebakaran terdiri dari dua merk yang berbeda. Mobilnya merk Hyundai sedangkan mesin pemadam kebakarannya merk lain. Kerumitan ini semakin diperparah kabel kabel elektrik sudah tidak original lagi. Artinya sudah mengalami perubahan dari bentuk aslinya.

"Mobil ini merupakan mobil damkar merek Hyundai bertransmisi matic dan satu satunya di Indonesia. Jadi kita masih belajar merilis semua kabel kabelnya. Kita juga sudah komunikasi dengan teknisi eks hyundai yang ada di Indonesia" jelas Paryoko.

Hal senada juga dikatakan oleh Manager Bengkel Kajama, Cucu. Ia menegaskan pihaknya masih terus berupaya melakukan upaya perbaikan agar Damkar bisa berfungsi.

Menurutnya ada beberapa kesulitan dalam memperbaiki Damkar dari Korea ini. Kesulitan tersebut antara lain soal alat untuk memprogram elektrik transmisi matic yang tidak ada di Indonesia. Sebab Hyundai sudah menutup perwakilannya di Indonesia. Kesulitan lain adalah sistem penggerak pemadam kebakarannya bukan merk hyundai, tetapi dibuat oleh pabrikan lain yang sudah tidak beroperasi lagi. Tingkat kesulitan makin lengkap karena mobil ini tidak dilengkapi dengan buku manual atau buku petunjuk pengoperasian.

"Tingkat kesulitannya sangat kompleks. Selain alat dan spare part yang susah, ini merupakan satu satunya Damkar merk hyundai bertransmisi matic di Indonesia. Saya sampai ke Singapura mencari onderdilnya. Itu merupakan bukti keseriusan dan tanggungjawab kami," jelas Uccu.

Ditanya tentang pelatihan kepada operator Damkar ini jika kelak diserahkan ke Pemkab, Uccu mengatakan itu tidak menjadi bagian dari tanggung jawab mereka. Begitu juga tentang pemeliharaan, menurut Uccu sepenuhnya urusan pengguna.

"Mengoperasikan Damkar jenis matic seperti ini tidak mudah. Bahkan kami pun masih berusaha memahaminya. Meski demikian sedapat mungkin kelak kami akan membantu memberikan pemahaman maksimal terkait pengoperasian dan pemeliharaan mobil ini," jelas Uccu.(*)


Editor: Bantors

T#gs Bogor Damkar hibah KoreaSamosir
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments