Sabtu, 06 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Berita Terkini
  • DPRD Sumut Pergoki 1 Truk Paket Sembako Bantuan Pemprov ke Simalungun Dimanipulasi

DPRD Sumut Pergoki 1 Truk Paket Sembako Bantuan Pemprov ke Simalungun Dimanipulasi

Firdaus Peranginangin Senin, 18 Mei 2020 20:47 WIB
Foto Dok/Rony
Pergoki: Anggota DPRD Sumut Rony Reynaldo Situmorang dan Hj Hidayah Herlina Gusti memergoki satu truk  paket sembako bantuan Pemprov Sumut kepada masyarakat Simalungun yang terimbas Covid-19 dimanipulasi timbangannya, sehingga truk itu ditarik lagi ke Medan, untuk dilakukan penghitungan ulang, Senin (18/5/2020). 
Medan (SIB)
Kalangan DPRD Sumut memergoki satu truk paket sembako bantuan Pemprov Sumut kepada masyarakat Simalungun yang terimbas Covid-19 dimanipulasi timbangannya saat dilakukan pembongkaran di Simalungun, sehingga terpaksa ditarik lagi ke Medan untuk dilakukan penghitungan ulang.

Hal itu diungkapkan anggota DPRD Sumut Dapil Kabupaten Simalungun dan Pematangsiantar, Rony Reynaldo Situmorang dan Hj Hidayah Herlina Gusti kepada wartawan, Senin (18/5/2020) malam, melalui telepon seusai Sidak serah terima 78.659 paket Sembako bantuan Pemprov Sumut kepada Pemkab Simalungun.

"Dari 8 truk yang bermuatan paket Sembako, salah satu truk kita minta dilakukan cek ulang muatannya berdasarkan item produk, kualitas barang dan kesesuaian jumlah beratnya," ujar Rony.

Berdasarkan data yang diperoleh Rony, satu paket sembako seharusnya berisikan, beras 10 kg, gula 2 kg, minyak goreng 2 liter dan mi instan 20 bungkus.

Tapi ketika diturunkan 20 kardus sebagai sample dari salah satu truk, kata politisi Nasdem ini, ternyata setelah ditimbang, beratnya satuan paket sembako tidak sesuai alias dimanipulasi. Misalnya, beras beratnya viariatif, ada 8,5 Kg - 9,5 Kg (tidak penuh 10 Kg) dan gula hanya 1,75 Kg.

"Melihat kondisi itu, tentu kita protes sehingga terjadi perdebatan dengan pihak utusan Pemprov Sumut maupun pihak supplier pengadaan barang dan akhirnya disepakati agar 1 truk dan sembako ditarik lagi ke Medan, guna dilakukan penghitungan ulang," tandas Rony.

Menurutnya, dewan dalam posisi ini bukan untuk mencari kesalahan apalagi untuk mengambil keuntungan. Tapi hanya ingin, agar masyarakat dapat menerima bantuan sesuai hak mereka.

"Kami juga ingin, agar uang yang berasal dari rakyat itu betul-betul digunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat," tegas Rony sembari menambahkan fungsi pengawasan tidak hanya untuk menerapkan sanksi, tapi juga dapat mencegah potensi pelanggaran terjadi.

Berkaitan dengan itu, Rony dan Hidayah Herlina Gusti memohon maaf kepada Pemkab Simalungun, Pemerintahan Desa dan masyarakat Simalungun, karena bantuan yang seharusnya disalurkan ke masyarakat melalui pemerintah desa, terpaksa tertunda karena beratnya tidak sesuai.(*)


Editor: Wilfred Manullang/Donna

T#gs Dprd Sumut.Dprd Sumut Bantuan Pemprov Sumut covid-19 covid 19 paket sembako
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments