Rabu, 23 Sep 2020
  • Home
  • Berita Terkini
  • DPRD Sumut Nilai Dinas BMBK Tidak Peka Atasi Amblasnya Jembatan Jalan Siantar - Tanah Jawa

DPRD Sumut Nilai Dinas BMBK Tidak Peka Atasi Amblasnya Jembatan Jalan Siantar - Tanah Jawa

Firdaus Peranginangin Sabtu, 30 Mei 2020 14:48 WIB
Medan (SIB)
Komisi D DPRD Sumut melihat Dinas BMBK (Bina Marga dan Bina Konstruksi) Sumut tidak peka mengatasi amblasnya jembatan penghubung jalan provinsi jurusan Siantar - Tanah Jawa di Pondok 8, Nagori Marbun Kabupaten Simalungun, sehingga jembatan tersebut tak kunjung selesai.

"Jika Dinas BMBK Sumut peka dan tegas menjalankan kesepakatan bersama yang pernah diputuskan antara Pemkab Simalungun dan PTPN IV dengan mengerjakan tugas masing-masing, dipastikan jembatan itu sudah selesai," ujar Wakil Ketua dan anggota Komisi D DPRD Sumut Parlaungan Simangunsong dan Mangapul Purba, Sabtu (30/5/2020), melalui telepon di Medan.

Parlaungan melihat, antar instansi saling "lempar" tanggung-jawab dan masing-masing mengklaim sudah mengerjakan bagiannya sesuai kesepakatan bersama. Seperti dikatakan Manager PTPN IV Unit Marihat Erwin yang mengaku sudah membuat box culvert dan sodetan sampai ke Sungai Bahbirong.

Berkaitan dengan itu, Parlaungan mendesak Dinas BMBK Sumut untuk segera mengevaluasi masing-masing pekerjaan hasil kesepakatan bersama dimaksud, untuk segera dibahas dalam rapat dengar pendapat Komisi D dengan menghadirkan pihak PTPN IV, Pemkab Simalungun dan Dinas BMBK.

"Jika benar nantinya Pemkab Simalungun belum mengerjakan kesepakatan, yakni membangun bendungan agar luapan air bisa mengalir lancar ke sungai, biar kita tanya apa permasalahannya, sehingga kesepakatan diabaikan," tandas Sekretaris FP Demokrat ini.

Seperti diketahui, ujar Mangapul, banjir akibat guyuran hujan yang cukup deras, kembali memutuskan jembatan darurat penghubung antara Jalan Siantar - Tanah Jawa, yang anggaran pembangunannya bersumber dari APBD Sumut 2019.

"Jembatan itu akan terus hancur diterjang banjir, jika aliran sungai tidak dialihkan ketempat lain. Ratusan miliiar rupiah dana APBD dikucurkan untuk perbaikan jembatan tersebut akan menjadi sia-sia," ujar Mangapul Purba yang juga Ketua F-PDI Perjuangan itu.

Menurut Mangapul, amblasnya jembatan tersebut karena derasnya air hujan dari PTPN IV Afdeling III Kebun Marihat, Nagori Marubun Jaya, sehingga debit air sungai yang mengalir di bawah jembatan cenderung deras. Akhirnya menggerus tanah bibir sungai yang otomatis merusak patokan jembatan.

"Jembatan tersebut merupakan urat nadi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, sehingga Dinas BMBK, PTPN IV dan Pemkab Simalungun harus bertanggungjawab besar melakukan perbaikan sesuai yang telah disepakati bersama yang disaksiksn Gubernur Sumut dan Komisi D DPRD Sumut," tandasnya.(*).

Editor: Donna Hutagalung

T#gs Dinas BMBK SumutKomisi D DPRD SumutMangapul PurbaParlaungan Simangunsongtidak serius perbaiki jembatan jalan provinsi Pematangsiantar-Tanah Jawa
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments