Minggu, 05 Jul 2020
PalasBappeda
  • Home
  • Berita Terkini
  • Beri Teladan, Wakil Ketua DPRD Gunungsitoli Buka Lahan Bawang 1 Hektare

Beri Teladan, Wakil Ketua DPRD Gunungsitoli Buka Lahan Bawang 1 Hektare

Riswan H Gultom Sabtu, 06 Juni 2020 11:54 WIB
SIB/Riswan H Gultom

BERSEMANGAT: Herman Jaya Harefa dengan penuh semangat mengamati bibit bawangnya yang mulai tumbuh di lahan persemaian, Sabtu (6/6/2020) 

Gunungsitoli (SIB)
Salah seorang unsur pimpinan DPRD Gunungsitoli, Herman Jaya Harefa menggalakkan pertanian dengan membuka lahan tanaman bawang merah 1 hektare di Desa Hilimbowo Olora, Kecamatan Gunungsitoli Utara, agar menjadi inspirasi bagi masyarakat di masa pandemi corona.

Kepada hariansib.com, Sabtu (6/6/2020), Herman Jaya menjelaskan, ide membuka lahan seiring dengan kesulitan perekonomian masyarakat akibat wabah Covid-19.Ia mengajak warga kreatif, turun ke lahan menanam apa saja sebagai bekal di hari yang akan datang.

"Jadi saya harus memulai dahulu, semoga warga mengikuti," jelasnya, seraya memberitahu ia telah belajar kepada sejumlah petani bawang di daratan Sumatera. Dia mengolah lahan menggunakan traktor, dibantu pekerja sebanyak 20 orang sejak lahan dibuka sebulan lalu. Mulai dari persiapan, pembuatan kompos, pembibitan dilakukan dengan turut bekerja langsung.

"Saya memilih bawang karena persaingan harga tinggi, sementara komoditas ini didatangkan dari luas Nias mencapai ratusan ton tiap bulan," terang Herman sembari menjelaskan, PH tanah di lahannya sesuai.

Jika tanaman berhasil, Herman Jaya yang merupakan Ketua DPRD periode 2014-2019 akan mengembangkan dengan membuka lahan di tiap kecamatan. "Kita akan ajak seluruh warga bercocok tanam, sehingga perekonomian akan membaik," jelasnya.

Herman berpesan kepada masyarakat agar mulai menanam, memulai dari modal kecil, tidak menunggu bibit bantuan dan penyuluh pertanian. "Saya siap berdiskusi mengembangkan komoditas tani," katanya.(*)
Editor: Bantors

T#gs bawang merahCOVID-19covid 19GunungsitoliNias
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments